Gubernur DKI Targetkan Pengguna Transportasi Umum Lebih 30 Persen
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 22:15 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan angka pengguna transportasi umum di Jakarta menembus 30 persen. Target tersebut diharapkan menjadi kado spesial pada peringatan HUT Jakarta tahun ini.
"Kadonya (untuk ulang tahun), bisa 30 persen. Alhamdulillah," kata Gubernur Pramono dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (11/6) lalu.
Gubernur Pramono mengatakan konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta saat ini telah mencapai 93 persen. Kehadiran layanan Transjabodetabek juga memperluas akses warga penyangga yang bekerja di ibu kota.
Meski demikian, ia menilai jumlah pengguna transportasi umum masih belum optimal. Saat ini, persentase pengguna angkutan umum disebut masih berada di bawah angka 30 persen.
Menurut Gubernur Pramono, masih banyak masyarakat yang memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk beraktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan penggunaan transportasi publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia meyakini kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. Karena itu, pemerintah terus memperkuat layanan dan konektivitas antarmoda di Jakarta.
Selain itu, Pemprov DKI membuka peluang menambah kategori penerima fasilitas transportasi gratis. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik.
"Kemungkinan akan kita tambah golongannya, karena supaya subsidi silangnya itu lebih adil, bagi yang tidak mampu, gratis. Bagi yang mampu, ya bayarnya lebih tinggi sedikit," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Pramono juga memastikan penyesuaian tarif Transjabodetabek akan dikaji secara cermat. Pemerintah daerah tidak ingin kebijakan tarif justru membuat warga kembali menggunakan kendaraan pribadi.
Ia menjelaskan skema tarif Transjabodetabek akan mempertimbangkan jarak perjalanan pengguna. Dengan demikian, penyesuaian tarif diharapkan tetap terjangkau bagi masyarakat.
"Tidak semua Transjabodetabek kenaikannya akan tinggi. Karena bagaimanapun, sebagai gubernur, saya juga mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam kondisi yang seperti ini," kata Gubernur Pramono. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!