Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Bisa Terus Bergantung Impor, Celios Dorong Penguatan Stok Kedelai Nasional

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Galau menilai penguatan kelembagaan dan asosiasi pengrajin juga perlu didorong agar pelaku usaha memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam mendukung pengadaan bahan baku yang lebih merata.

Ia mengingatkan ketergantungan impor yang tinggi membuat kenaikan biaya impor dan fluktuasi nilai tukar rentan diteruskan kepada konsumen akhir maupun pelaku usaha kecil.

“Ini akan lebih menekan pengrajin usaha tahu dan tempe,” ungkap dia.

Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada awal Juni juga mencatat kenaikan harga kedelai impor akibat tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan dinamika geopolitik.

Sementara itu, Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga kedelai impor pada Kamis (11/6) tercatat sebesar Rp13.722 per kilogram (Kg) atau naik 0,12 persen dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp13.705 per kg.

Di sisi lain, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan izin usaha importir dapat dicabut apabila menaikkan harga kedelai impor secara sepihak di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas harga bahan baku tahu dan tempe.

Dari sisi produksi, pemerintah juga terus mendorong penguatan produksi pangan domestik guna mengurangi ketergantungan impor komoditas strategis, termasuk kedelai.

Komisi IV DPR RI pada 10 Juni 2026 mendukung penguatan anggaran Kementerian Pertanian tahun 2027 melalui pagu indikatif Rp23,23 triliun serta usulan tambahan anggaran Rp22,43 triliun untuk mempercepat program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.

Tambahan anggaran tersebut antara lain diarahkan untuk peningkatan produksi komoditas strategis, pengembangan benih sumber, penguatan penyuluhan dan pelatihan pertanian, hilirisasi perkebunan, serta pengembangan kawasan pangan guna meningkatkan produksi dalam negeri termasuk kedelai dan bawang putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.