Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Harap Warga Lebih Banyak Naik Angkutan Umum

4 Kamis, 11 Jun 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Pemprov Harap Warga Lebih Banyak Naik Angkutan Umum Pemprov Harap Warga Lebih Banyak Naik Angkutan Umum Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta Pusat, Rabu (10/6).

JAKARTA – Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tertentu. Situasi ini diharapkan menjadi “berkah” bagi Pemprov: agar warga semakin banyak naik angkutan umum. “Saya optimistis pengguna transportasi umum akan meningkat dengan adanya kenaikan harga BBM,” tutur Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Rabu.

Harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax resmi dinaikkan secara nasional per 10 Juni. PT Pertamina (Persero) menetapkan harga Pertamax (RON 92) menjadi 16.250 per liter dari 12.300 per liter. Sedangkan Pertamax Green 95 naik menjadi 17.000 per liter dari 12.900 rupiah.

Namun, di sisi lain, Pramono mengakui, sebentara lagi memang akan ada kenaikan tarif Transjabodetabek. Meski begitu, Gubernur tetap yakin peluang orang untuk naik transportasi umum akan makin besar. Dia pun berkomitmen sungguh-sungguh untuk meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum.

Bahkan, kata Pram, sapaan akrab Pramono, saat ini konektivitas transportasi umum Jakarta sudah mencapai 93 persen. Jadi, meskipun pengguna transportasi umum masih di bawah 30 persen, Pram meyakini jumlah tersebut bisa meningkat.

“Apalagi, 15 golongan kita gratiskan, dengan demikian, yang berkaitan dengan transportasi umum sudah sangat baik. Pilihannya juga banyak. Ada MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, dan JakLingko,” ungkap Pramono. Sebelumnya, Pramono menargetkan jumlah pengguna transportasi umum naik 5 hingga 10 persen setiap tahun. Kenaikan itu pun diharapkan dapat mengatasi persoalan kemacetan dan polusi ibu kota.

Selain menggratiskan transportasi umum untuk 15 golongan, Pramono juga berupaya meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum dengan menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2025. Isinya, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan untuk menggunakan transportasi umum setiap Rabu.

Gratis

Isu lain yang disampaikan Pramono menyangkut upaya menggratiskan transportasi umum menuju tempat wisata seperti Ancol dan Ragunan pada tanggal 27-28 Juni. “Secara khusus, untuk menyambut HUT Jakarta pada tanggal 27-28 Juni kita akan menggratiskan transportasi umum. Kemudian, kita juga akan menggratiskan orang masuk Ancol, masuk Ragunan, dan masuk museum-museum,” kata Pramono di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jakarta juga akan meresmikan sejumlah proyek dan fasilitas publik menjelang perayaan HUT ke-499 Jakarta pada tanggal 22 Juni. Pria yang akrab disapa Pram itu pun menyebutkan salah satu proyek yang akan diresmikan adalah kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang kini dalam tahap penataan.

Dia menuturkan, kawasan tersebut telah direvitalisasi menjadi koridor yang lebih ramah bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi umum dengan penataan halte serta peningkatan konektivitas antarmoda transportasi. Rasuna Said juga dijadikan sebagai penambahan ruang hijau. Kemudian, Pemprov Jakarta akan meresmikan stasiun KRL yang melayani kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Kehadiran stasiun tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat menuju JIS.

Proyek lain yang akan diresmikan, termasuk jembatan penghubung antara JIS dan Ancol. Ini dibangun untuk menyatukan kawasan wisata Ancol dan JIS sehingga memudahkan mobilitas pengunjung. Sebelumnya, Pramono telah meresmikan Rasuna Said sebagai lokasi pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Minggu (7/6).

Soal Tarif

Pada kesempatan lain, Pramono Anung Wibowo juga berjanji untuk mempertimbangkan dengan masak-masak terkait rencana kenaikan tarif Transjabodetabek agar tidak membuat warga kembali menggunakan transportasi pribadi. “Prinsipnya, mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh agar tidak membuat orang Kembali menggunakan kendaraan pribadi,” tandasnya.

Dia pun berkomitmen membuat Jakarta menjadi kota yang nyaman bagi warganya. Untuk itu, Pram akan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebelum memutuskan besaran tarif baru Transjabodetabek. Namun, meski tarif Transjabodetabek dilakukan penyesuaian, Pramono mengatakan pihaknya tetap akan menambah armada agar layanan tersebut lebih baik dan lebih nyaman bagi pengguna.

“Supaya habbit orang naik transportasi umum meningkat. Itu tujuannya,” jelas Pramono. Pramono mengingatkan tidak ingin memperdebatkan subsidi tarif Transjabodetabek dengan daerah-daerah penyangga. Dia hanya ingin berfokus agar layanan transportasi antardaerah tersebut berjalan dengan baik. Terkait hal ini, Pramono mengaku sempat dihubungi Wali Kota Bekasi. Pram menegaskan Pemerintah Jakarta tetap akan memberikan subsidi untuk Transjabodetabek.

Akan tetapi, kata dia, Pemerintah Provinsi Jakarta akan menaikkan tarif agar beban subsidi tersebut tidak memberatkan. Salah satunya rute Transjabodetabek Blok M-Soekarno Hatta. Jalur ini bertarif 3.500, dan itu terlalu rendah. Meski akan ada kenaikan tarif, tidak mungkin tidak disubsidi jalur Blok M-Bandara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Indonesia Tak Bisa Pertahan...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Olahraga
Djokovic Mulai Pulih dari M...
Olahraga
West Ham Pecat Nuno Espirit...
Luar Negeri
Korea Utara Murka Menolak T...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.