Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dony Oskaria Paparkan Langkah Sistematis Restrukturisasi BUMN

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 14:40 WIB | Oleh:
Dony Oskaria Paparkan Langkah Sistematis Restrukturisasi BUMN Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – BP BUMN dan Danantara bergerak cepat dan sistematis untuk perbaikan tata kelola BUMN. Sebagai langkah awal dan mendasar dalam mewujudkan transformasi tersebut, pendataan serta konsolidasi terpadu terhadap seluruh entitas perusahaan menjadi fondasi utama sebelum mengeksekusi restrukturisasi besar-besaran BUMN guna mengoptimalkan aset negara.

​Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memaparkan bahwa langkah sistematis ini dimulai dengan memastikan data jumlah seluruh perusahaan secara akurat.

"Pada saat awal dihitung, angkanya berubah-ubah, mulai dari 888, kemudian 900, 972, 1.000, hingga 1.077. Akhirnya sekarang kami sudah punya angka yang benar. Artinya, jumlah perusahaan BUMN saja kita tidak tahu,” ujar Dony mengutip tayangan Podcast,  Kamis (11/6).
 
​Setelah memegang data portofolio yang tervalidasi dengan baik, Dony menjelaskan bahwa agenda selanjutnya adalah melakukan restrukturisasi BUMN secara menyeluruh dan mendalam.

Ia menegaskan bahwa perbaikan tata kelola perusahaan pelat merah tidak boleh hanya terfokus pada penyelesaian masalah keuangan semata.

Menurutnya, langkah restrukturisasi BUMN tidak sekadar tentang financial restructuring, melainkan harus secara beriringan dengan pelaksanaan business restructuring agar perusahaan benar-benar sehat hingga ke akar operasional dan model bisnisnya.

“Biasanya kita melakukan financial restructuring. Saya bilang saya tidak mau hanya financial restructuring, saya mau business restructuring. Kita ubah, kita pastikan bahwa bisnisnya benar dulu, baru kita kasih inject equity jika mereka memerlukan,” ujar Dony.

​Sebagai contoh konkret dari pendekatan komprehensif tersebut, Dony menyoroti proses perbaikan yang dilakukan pada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Restrukturisasi pada perusahaan baja nasional itu dipastikan tidak hanya berpusat pada penataan ulang beban utang atau struktur pendanaannya, tetapi juga difokuskan pada perombakan model bisnis perusahaan agar kembali efisien, kompetitif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Langkah sistematis dan menyeluruh ini mampu membangkitkan BUMN yang tadinya merugi menjadi untung. Sebagai contoh Krakatau Steel yang kini untung sekitar Rp 5 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...

Harga Cabai Rawit Rp94.900/Kg, Telur Ayam Rp31.000/Kg

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp94.900/...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.