Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Dukung Pengembangan IP Lokal Berbasis Pengalaman

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 05:16 WIB | Oleh:
Kemenekraf Dukung Pengembangan IP Lokal Berbasis Pengalaman Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah) melihat fasilitas di playground Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif mendukung perluasan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal berbasis pengalaman menjadi produk kreatif yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus tempat bersosialisasi.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan pengembangan IP lokal tidak harus selalu dalam bentuk pelatihan talenta atau konten digital saja namun juga bisa melalui penciptaan ruang pengalaman yang inovatif, imersif, dan bernilai ekonomi.

“Ketika industri kreatif lokal mampu menerjemahkan kreativitas menjadi ruang fisik imersif seperti ini, kita tidak hanya menciptakan nilai ekonomi baru, tetapi juga membangun tempat di mana generasi masa depan kita bisa tumbuh tangguh dan adaptif,” kata Riefky dalam kunjungannya ke pembukaan Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6).

Ia mengatakan Wonderlab merupakan IP milik 100 persen orang Indonesia dan bisa menjadi model bisnis yang dikembangkan dalam industri ekonomi kreatif dan menjadi salah satu arah pengembangan produk ekraf Indonesia di masa depan.

Riefky juga mengatakan, Wonderlab bisa menjadi sarana menyalurkan aktivitas fisik anak dengan pengalaman imersif dan menjadi ruang kreativitas bagi anak-anak yang ingin bereksplorasi.

“Ini tidak hanya playground tetapi juga melatih fisik, kemudian juga experience dan kegiatan-kegiatan yang membuat anak lebih bisa bergerak dan beraktivitas, safety-nya baik, tempatnya nyaman, kemudian juga ada IP karakter yang juga ditampilkan,” kata Riefky.​​​​​​​

Wonderlab merupakan destinasi edukasi fisik dan bermain imersif pertama di Indonesia yang menghadirkan pendekatan baru dalam mendukung tumbuh kembang anak dan praremaja secara menyeluruh.

Berbagai fasilitas dihadirkan, mulai dari zona petualangan imersif, Wonder Class multidisiplin untuk anak usia 1–8 tahun, hingga kolam bola interaktif berisi 320.000 bola yang menjadi salah satu yang terbesar di Jakarta.

Mengusung filosofi ‘mens sana in corpore sano’, Wonderlab memadukan teknologi projection mapping dan aktivitas gerak untuk membangun kepercayaan diri serta kemampuan anak menghadapi tantangan melalui pengalaman bermain.

Destinasi yang dikembangkan PT Wonder World Entertainment ini mengintegrasikan teknologi mekatronik dan desain multisensori untuk mendorong aktivitas fisik, ketangguhan mental, serta kemampuan kognitif generasi muda.​​​​​​​

CEO Genexyz Belinda Luis mengatakan Wonderlab berupaya menghadirkan keseimbangan antara perkembangan akademik dengan perkembangan fisik yang membentuk karakter anak.

“Wonderlab hadir untuk mengembalikan keseimbangan itu, sebuah ruang di mana anak dan praremaja bisa bergerak, berpikir, mencoba, bahkan gagal lalu mencoba lagi, dan tumbuh menjadi pribadi yang berani, tangguh, adaptif, dengan rasa ingin tahu yang tinggi," ujar Belinda. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.