Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Kawal Mutu Beras yang Diekspor ke Malaysia

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 05:58 WIB | Oleh:
Bapanas Kawal Mutu Beras yang Diekspor ke Malaysia Doc: antara foto
Ket. Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pendampingan sertifikasi mutu dan Health Certificate (HC) untuk mendukung rencana ekspor beras ke Malaysia guna memenuhi persyaratan serta standar keamanan pangan negara tujuan.

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan lembaganya memiliki peran dalam memastikan beras yang akan diekspor memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

"Oh iya (ada pendampingan). Kalau terkait dengan mutu pangan, itu kita melakukan sertifikasi. Bukan hanya HC, tapi premium maupun medium. Jadi mutu beras, terkait dengan mutu beras," kata Andriko ditemui di sela Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 di Kantor Bapanas, Jakarta, Senin (8/6).

Menurut Andriko, sertifikasi yang dilakukan tidak hanya mencakup Health Certificate, tetapi juga penilaian mutu beras berdasarkan kategori premium maupun medium sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan Health Certificate merupakan dokumen yang dibutuhkan dalam kegiatan ekspor sebagai jaminan bahwa produk pangan yang dikirim telah memenuhi persyaratan keamanan pangan negara tujuan.

"Kalau HC, itu Health Certificate terkait dengan untuk ekspor. Kita lakukan oleh Badan Pangan Nasional," ujarnya.

Sebagai otoritas kompeten keamanan pangan, Bapanas bersama otoritas di pusat dan daerah berkewajiban melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran ekspor komoditas pangan.

Persyaratan tersebut meliputi pengujian kualitas dan mutu produk serta penerbitan Health Certificate yang disesuaikan dengan standar dan regulasi yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor.

Terkait rencana ekspor beras sebanyak 200 ribu ton ke Malaysia, Andriko menyatakan proses pengambilan dan pengujian sampel telah selesai dilakukan, termasuk pemenuhan kebutuhan Health Certificate yang diperlukan.

"Terkait dengan sampelnya sudah selesai. Jadi kita dari otoritas kompeten keamanan pangan, pusat dan daerah itu berkewajiban untuk melengkapi bahan-bahan yang mau diekspor itu menurut standar negara tujuan," jelasnya.

"Nah itu salah satunya adalah kualitas, mutu, premium, medium. Terus yang kedua adalah Health Certificate sudah kita lakukan," tambah Andriko.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan rencana ekspor 200 ribu ton beras ke Malaysia saat ini masih dalam tahap negosiasi harga.

Rizal mengatakan Bulog bersama tim dari Kementerian Pertanian berencana melakukan kunjungan ke Sarawak, Malaysia, untuk membahas rencana ekspor beras Indonesia ke negara itu.

"Rencana habis Idul Adha ini dalam waktu dekat kami akan ke Sarawak insya Allah dengan tim dari Kementerian Pertanian untuk sekaligus memastikan berapa jumlahnya dan berapa harga fix-nya, harga kepastiannya berapa," kata Rizal di Jakarta, Jumat (29/5).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...

Semburan asap di Pasar Baru

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.