Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xi Jinping Kunjungi Korea Utara Usai Menjamu Trump dan Putin

📅 Senin, 08 Jun 2026, 12:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Xi Jinping Kunjungi Korea Utara Usai Menjamu Trump dan Putin Doc: AP
Ket. Dalam foto yang dirilis Kantor Berita Xinhua ini, dari kiri Presiden Indonesia Prabowo Subianto, Presiden Russia Vladimir Putin, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tampak menyaksikan parade militer di Lapangan Tiananmen, Beijing, pada Rabu, 3 September 2025, dari Gerbang Tiananmen.

SEOUL - Presiden Tiongkok Xi Jinping mendarat di Korea Utara, Senin (8/6), dalam perjalanan luar negeri pertamanya tahun ini setelah menjadi tuan rumah dua pertemuan tingkat tinggi dengan AS dan Russia di Beijing.

Tiongkok, saingan geopolitik utama Washington, telah menjadi mitra dagang utama Korea Utara selama beberapa dekade dan sumber utama dukungan diplomatik dan ekonomi bagi negara yang dilanda berbagai sanksi internasional tersebut. 

Para perwira militer berbaris di karpet merah saat pesawat Air China yang membawa Xi tiba untuk kunjungan pertamanya sejak 2019, seperti yang terlihat dalam video dari media Tiongkok Xinhua.

Sebuah spanduk bertuliskan "Kami menyambut hangat Kamerad Xi Jinping" dan memuji "persahabatan tak tergoyahkan" kedua negara, tergantung di bawah bendera Tiongkok dan Korea Utara di bandara.

Xi melakukan perjalanan ini setelah menjamu Presiden AS Donald Trump dan Presiden Russia Vladimir Putin secara terpisah di Beijing, dan ketika pembicaraan nuklir Korea Utara dengan Washington masih menemui jalan buntu.

Bulan lalu, Gedung Putih mengatakan, Xi dan Trump "mengkonfirmasi tujuan bersama mereka untuk melucuti senjata nuklir Korea Utara" selama pertemuan puncak mereka di Beijing.

Namun, saudara perempuan pemimpin Kim Jong Un yang berpengaruh mengatakan pada malam kedatangan Xi bahwa program senjata nuklir Korea Utara adalah "garis tanpa jalan mundur".

Minseon Ku, seorang profesor diplomasi di Universitas DePaul, mengatakan kepada AFP bahwa "Beijing mungkin telah menerima Korea Utara sebagai negara nuklir" tetapi Xi "mungkin akan mengatakan kepada Kim bahwa Tiongkok menginginkan stabilitas lebih dari apa pun".

Tiongkok "selalu memprioritaskan stabilitas dan saat ini harus mengelola hubungannya dan perbedaan dengan AS", kata Ku.

Seong-Hyon Lee, seorang cendekiawan tamu di Pusat Asia Universitas Harvard, juga mengatakan Beijing beralih ke arah "menjamin ketahanan rezim" daripada berupaya memaksa Korea Utara untuk melakukan denuklirisasi.

"Strategi regional Tiongkok yang lebih luas mendapat manfaat dari negara penyangga yang stabil, bersenjata lengkap, dan selaras yang menyerap kapasitas militer AS dan sekutunya," katanya kepada AFP.

Korea Utara berulang kali menyatakan dirinya sebagai negara nuklir "yang tidak dapat diubah" sejak pertemuan puncak Kim dan Trump pada tahun 2019 gagal karena perbedaan pendapat mengenai cakupan denuklirisasi dan pencabutan sanksi.

Kim juga semakin berani karena perang di Ukraina, mengamankan dukungan penting dari Moskow setelah mengirim pasukan untuk bertempur bersama pasukan Russia.

Beberapa analis mengatakan KTT tersebut bisa jadi merupakan cara Xi untuk melawan pengaruh Russia yang semakin besar terhadap Korea Utara, tetapi Ku dari DePaul menekankan bahwa "secara keseluruhan, Moskow bukanlah kekuatan besar seperti Tiongkok".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.