WHO: Hampir 500 Kasus Ebola Terkonfirmasi di Afrika Tengah
📅 Senin, 08 Jun 2026, 02:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SJENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (6/6) melaporkan hampir 500 kasus Ebola telah dikonfirmasi dalam wabah mematikan yang melanda Afrika tengah di tengah meningkatnya kekhawatiran atas meluasnya epidemi tersebut.
Dalam pembaruan harian mengenai situasi tersebut, WHO mencatat 452 kasus yang dikonfirmasi, termasuk 82 kematian, di Republik Demokratik Kongo (DRC), tempat wabah tersebut dinyatakan tiga pekan lalu. Sementara itu di negara tetangga Uganda, tercatat 19 kasus yang dikonfirmasi, termasuk dua kematian.
Jumlah total 471 kasus dan 84 kematian, berdasarkan angka yang dilaporkan oleh pemerintah DRC dan Uganda, menandai peningkatan 100 kasus dan 20 kematian dari hari sebelumnya.
Peningkatan tersebut terjadi di tengah peringatan bahwa wabah ini, yang telah dinyatakan oleh WHO sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat internasional, pada akhirnya dapat membengkak menjadi yang terbesar dalam sejarah.
“Skala sebesar itu mungkin terjadi,” kata Jason Asher, direktur Pusat Peramalan dan Analisis Wabah di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada konferensi pers.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ebola, yang menyebar melalui kontak dekat dan cairan tubuh, telah menewaskan lebih dari 15.000 orang di Afrika selama 50 tahun terakhir. Wabah saat ini dinyatakan pada tanggal 15 Mei di timur laut Republik Demokratik Kongo, tetapi virus tersebut diyakini telah menyebar tanpa terdeteksi beberapa waktu sebelumnya.
“Wabah ini menyebar dengan cepat, dan kita masih berusaha mengejar ketinggalan,” kata kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, kepada wartawan.
“Kita perlu menghentikan wabah di tempatnya, mendukung negara-negara yang saat ini sedang merespons, dan memastikan bahwa negara-negara tetangga siap mendeteksi dan bertindak cepat jika kasus muncul. Ini adalah wabah serius dan kita tahu cara menghentikannya, tetapi kita perlu bergerak cepat dan bersama-sama,” tegas dia. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!