Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modal Senjata Tradisi Kultural, Industri Komik DIY Bersiap Guncang Dunia Lewat Langkah Ini

4 Minggu, 07 Jun 2026, 20:05 WIB | Oleh:
Modal Senjata Tradisi Kultural, Industri Komik DIY Bersiap Guncang Dunia Lewat Langkah Ini Modal Senjata Tradisi Kultural, Industri Komik DIY Bersiap Guncang Dunia Lewat Langkah Ini Doc: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Ket. Peserta belajar membatik saat acara Taste & Create in Betakan di Omah Tumbuh Betakan, Moyudan, Sleman, D.I Yogyakarta, Kamis (9/4).

YOGYAKARTA - Dinas Pariwisata (Dinpar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif daerah, khususnya subsektor komik dan ilustrasi, melalui serangkaian program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) hingga perluasan jejaring pasar secara komprehensif.

"Kami adakan fasilitasi promosi, bimbingan teknis, dan sertifikasi, bahkan inkubasi pengembangan kapasitas SDM kreatif dengan berkolaborasi bersama Pemkab/Pemkot, Kementerian Ekonomi Kreatif RI, komunitas, serta perluasan akses jejaring dan pasar," kata Kepala Dinpar DIY Imam Pratanadi, di Yogyakarta, Minggu.

Ia berharap, melalui upaya tersebut para kreator di DIY dapat terus berkarya, berinovasi, dan bisa menembus pasar nasional maupun internasional.

"Misalnya aktif dalam acara pameran komik dan sebagainya," kata Imam.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata DIY Iwan Pramana menambahkan, salah satu komikus dari DIY yang karyanya menembus pasar internasional adalah Apriyadi Kusbiantoro.

"Prestasi tersebut menunjukkan bahwa talenta kreatif dari DIY memiliki kualitas, daya saing, dan standar profesional yang mampu diterima di tingkat global," kata Iwan.

Ia juga melihat sektor ekonomi kreatif di DIY memiliki potensi ekonomi besar yang tidak hanya dipandang sekadar sebagai produk hiburan.

Karya itu, lanjutnya, bisa dikembangkan menjadi intellectual property (IP) yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk turunan, mulai dari animasi, gim, merchandise, hingga berbagai bentuk kolaborasi industri kreatif lainnya.

Ia mengajak para kreator muda di DIY agar belajar dari para seniornya yang sudah berhasil sukses menekuni bidang ekonomi kreatif.

"DIY itu punya modal yang kuat di sektor ekonomi kreatif karena adanya tradisi seni, budaya, pendidikan, dan komunitas kreatif yang aktif," tegasnya.

Selama ini, lanjut dia, Dinpar DIY telah menyelenggarakan pelatihan pembuatan komik bekerja sama dengan para pegiat dan komunitas yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Komik.

Program tersebut juga mencakup pengembangan IP, model bisnis, pemasaran hingga monetisasi karya.

"Kegiatan pendukungnya ada Marathon Komik, fasilitasi penciptaan animasi berbasis komik, penyediaan ruang kerja bersama bagi para pegiat komik, serta ruang diskusi dan kolaborasi di Yogyakarta Kreatif Hub," kata Iwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Olahraga
Djokovic Mulai Pulih dari M...
Olahraga
West Ham Pecat Nuno Espirit...
Luar Negeri
Korea Utara Murka Menolak T...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.