Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hati-hati! Terlalu Banyak Konsumsi Protein justru Bisa Berisiko Masalah Kesehatan

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 10:42 WIB | Oleh:
Hati-hati! Terlalu Banyak Konsumsi Protein justru Bisa Berisiko Masalah Kesehatan Doc: IST
Ket. Daging, sumber protein hewani.

Protein adalah nutrisi penting. Tetapi, jika dikonsumsi lebih banyak belum tentu lebih baik, kata Bettina Mittendorfer, seorang profesor nutrisi dan fisiologi olahraga di Fakultas Kedokteran Universitas Missouri.

Dalam beberapa kasus, mengonsumsi jauh lebih banyak protein daripada yang direkomendasikan para ahli nutrisi dapat menimbulkan beberapa risiko.

Para ahli mengatakan, tidak ada aturan ketat tentang berapa banyak protein yang terlalu banyak. Sebagian orang dapat melebihi jumlah yang direkomendasikan tanpa masalah. Tetapi potensi masalah dapat muncul ketika orang mengonsumsi jauh lebih banyak daripada sekitar 1,2g protein per kilogram berat badan per hari, kata Mittendorfer.

Berikut kekhawatiran yang bisa ditimbulkan jika mengonsumsi terlalu banyak protein.

Penyakit Jantung dan Diabetes Tipe 2

Sebagian besar protein yang dikonsumsi berasal dari daging dan produk hewani lainnya. Dalam sebuah studi yang diterbitkan pada 2021, para peneliti dari Departemen Pertanian AS menemukan bahwa makanan hewani (termasuk daging sapi, ayam, dan daging olahan) menyumbang hampir 70 persen dari konsumsi protein masyarakat.

Penelitian menunjukkan, mereka yang mengonsumsi daging merah dan daging olahan dalam jumlah lebih besar cenderung memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan diabetes tipe 2, kata Dr. Donald Hensrud, seorang profesor madya nutrisi dan kedokteran pencegahan di Mayo Clinic College of Medicine.

Sebagai contoh, dalam sebuah analisis besar yang diterbitkan pada tahun 2023, para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi tambahan 100g daging merah (setara dengan sekitar satu potong daging babi tanpa tulang) per hari meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 11 persen –  dan setiap tambahan 50g daging merah olahan (setara dengan sekitar satu sosis standar) per hari meningkatkannya sebesar 26 persen.

Studi lain, yang juga diterbitkan pada tahun 2023, menemukan bahwa di antara hampir 217.000 peserta (sebagian besar perempuan), mereka yang paling banyak mengonsumsi daging merah memiliki risiko 40 persen lebih tinggi terkena diabetes Tipe 2 daripada mereka yang paling sedikit mengonsumsinya, dan mereka yang paling banyak mengonsumsi daging merah olahan memiliki risiko 51 persen lebih tinggi.

Daging merah dan daging olahan cenderung mengandung lemak jenuh dalam kadar tinggi, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (atau "kolesterol jahat") dalam darah dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Makanan ini juga dapat meningkatkan peradangan dan resistensi insulin, kata Hensrud, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Kanker

Mengonsumsi daging merah dan daging olahan secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko kanker, terutama kanker kolorektal, kata Hensrud.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada 024, para peneliti menemukan bahwa diet tinggi daging merah dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena kanker kolorektal sebesar 30 persen, dan diet tinggi daging olahan dikaitkan dengan peningkatan risiko sebesar 40 persen.

Dr. Dariush Mozaffarian, seorang ahli jantung dan direktur Food Is Medicine Institute di Tufts University, mengatakan bahwa sumber protein nabati seperti kedelai, lentil, kacang-kacangan, dan biji-bijian –  serta ikan dan produk susu fermentasi seperti yogurt –  merupakan pilihan yang jauh lebih sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Timnas Indonesia Taklukkan Oman

1 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Timnas Indonesia Taklukkan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.