Telkom Perkuat Kedaulatan Digital Nasional Lewat Ekosistem AI Terintegrasi
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 09:50 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat langkah menuju kedaulatan digital nasional melalui peluncuran AIcosystem, ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengintegrasikan berbagai kapabilitas AI di lingkungan TelkomGroup. Inisiatif tersebut dihadirkan untuk mendukung pemanfaatan AI yang lebih luas sekaligus menjawab kebutuhan industri dan layanan publik yang terus berkembang.
Peluncuran AIcosystem menjadi bagian dari strategi Telkom dalam membangun fondasi teknologi AI yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan aplikasi, tetapi juga mencakup infrastruktur, platform, hingga model bahasa yang relevan dengan kebutuhan Indonesia. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan transformasi digital nasional dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan AI saat ini telah menjadi fondasi baru dalam transformasi digital. Karena itu, pengembangannya perlu dilakukan secara kolaboratif agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan daya saing nasional.
“AI bukan hanya perkembangan teknologi masa kini, melainkan fondasi baru transformasi digital yang perlu dibangun secara kolaboratif dan berkelanjutan. Dengan AIcosystem, kami menyatukan seluruh kekuatan AI TelkomGroup agar Indonesia memiliki ekosistem AI yang solid, terintegrasi, dan mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan daya saing bangsa,” ujar Dian.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan AIcosystem adalah dukungan terhadap Large Language Model (LLM) berbahasa Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan teknologi AI yang lebih memahami konteks bahasa, budaya, dan kebutuhan masyarakat Indonesia dibandingkan solusi generik yang dikembangkan untuk pasar global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Telkom juga menempatkan keamanan data dan pengelolaan informasi sebagai prioritas utama. Pengembangan AI dilakukan dengan memanfaatkan infrastruktur yang dibangun dan dioperasikan di dalam negeri sehingga mendukung penguatan kedaulatan data sekaligus memperkuat ekosistem digital nasional.
Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan AIcosystem dibangun menggunakan pendekatan fullstack yang mencakup seluruh lapisan pengembangan AI. Pendekatan tersebut meliputi infrastruktur komputasi, platform dan model AI, hingga solusi yang dapat langsung dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri.
“AIcosystem dibangun dengan pendekatan fullstack sehingga TelkomGroup tidak hanya menghadirkan solusi dalam bentuk aplikasi, tetapi juga memperkuat fondasi AI-nya melalui infrastruktur, data, model, dan platform. Pendekatan ini memungkinkan solusi yang lebih aman dengan security yang berlapis, scalable, dan relevan dengan kebutuhan bisnis maupun layanan publik di Indonesia,” jelas Faizal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini berbagai solusi AI TelkomGroup telah digunakan di sejumlah sektor strategis seperti pendidikan, pemerintahan, transportasi, energi, keuangan, logistik, telekomunikasi, hingga manufaktur. Pemanfaatannya mencakup analisis harga, pengelolaan lalu lintas, analisis sumber daya manusia, peninjauan dokumen hukum berbasis AI, hingga perencanaan infrastruktur.
Melalui AIcosystem, Telkom berharap Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga mampu berperan sebagai pengembang dan pencipta inovasi AI yang relevan dengan kebutuhan nasional. Kehadiran ekosistem tersebut sekaligus diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!