Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Resmi! Dishub DKI Gelar Lagi CFD Rasuna Said pada Minggu 7 Juni

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 17:15 WIB | Oleh:
Resmi! Dishub DKI Gelar Lagi CFD Rasuna Said pada Minggu 7 Juni Doc: Koran Jakarta/Retno Prayudati
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (7/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses ruang publik bagi masyarakat di luar kawasan Sudirman-Thamrin.

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (7/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses ruang publik bagi masyarakat di luar kawasan Sudirman-Thamrin.

Pemprov DKI menilai kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik yang nyaman dan ramah pejalan kaki terus meningkat. Karena itu, kawasan Rasuna Said dipilih sebagai alternatif lokasi CFD yang dapat menjangkau lebih banyak warga Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan penyelenggaraan CFD di Rasuna Said tidak hanya bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan ruang kota untuk aktivitas sehat dan produktif.

"Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik terus meningkat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan alternatif lokasi HBKB di kawasan Rasuna Said agar semakin banyak warga dapat menikmati ruang kota yang sehat, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pesepeda," ujar Budi, Jumat (5/6).

Pelaksanaan CFD tersebut juga didukung oleh data yang menunjukkan meningkatnya aktivitas berjalan kaki di Jakarta. Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, jumlah pejalan kaki sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 291.852 orang atau meningkat 9,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 265.952 orang.

Selain menjadi ruang aktivitas olahraga, CFD Rasuna Said juga akan diisi berbagai kegiatan masyarakat. Di antaranya parade Abang None, kampanye pemilahan sampah, permainan tradisional, bazar UMKM, layanan Kartu Layanan Gratis (KLG), bazar pangan murah, hingga kegiatan komunitas.

Lintasan CFD Rasuna Said memiliki panjang total 4,4 kilometer yang terbagi menjadi dua segmen. Pada sisi timur, lintasan membentang dari Simpang Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca sepanjang 2,2 kilometer. Sementara sisi barat dimulai dari Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya dengan panjang yang sama.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, Pemprov DKI menyiapkan empat kantong parkir off street dengan kapasitas 1.914 mobil dan 1.910 sepeda motor. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan transportasi umum yang terintegrasi melalui tujuh rute Transjakarta dan dua rute LRT Jabodebek.

Budi memastikan seluruh persiapan pelaksanaan CFD telah dilakukan, termasuk sosialisasi kepada rumah sakit, hotel, gedung perkantoran, rumah ibadah, hingga kedutaan besar yang berada di sekitar kawasan Rasuna Said.

"Seluruh aspek pelaksanaan HBKB Rasuna Said telah kami siapkan secara matang agar masyarakat dapat menikmati kegiatan ini dengan aman, nyaman, dan menyenangkan," kata Budi.

Penyelenggaraan CFD Rasuna Said merupakan kelanjutan dari kegiatan perdana yang digelar pada Mei lalu dalam rangka pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta. Ke depan, kawasan tersebut diharapkan menjadi salah satu ruang publik alternatif yang mendukung mobilitas sehat dan kualitas lingkungan perkotaan yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.