Raih Penghargaan Internasional di Taiwan, Unika Atma Jaya Bocorkan Rahasia Hilirisasi Riset Sultan
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 01:55 WIB | Oleh: AlfredBerbagai inovasi tersebut telah menghasilkan publikasi ilmiah internasional dan paten. Penelitian yang dikembangkan mencakup manfaat tempe dan probiotik bagi fungsi kognitif lansia serta pengendalian patogen pangan dan akuakultur berbasis antibiofilm dan bakteriofag.
Riset tersebut juga melahirkan Paten Sederhana Indonesia untuk tempe multibiji berbasis kedelai, biji bunga matahari, biji labu, dan kacang azuki.
Yanti mengharapkan pengakuan internasional tersebut dapat mendorong lebih banyak kolaborasi lintas sektor, baik dengan industri, pemerintah maupun mitra global.
"Sehingga riset yang kami kembangkan benar-benar hadir sebagai solusi nyata di tengah masyarakat. Ini bukan puncak, melainkan titik tolak untuk terus berinovasi demi Indonesia yang lebih sehat, berdaya, dan berkelanjutan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!