Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Enam Hari Hilang di Gunung Everest, Pemandu Asal Nepal Ditemukan Selamat

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 15:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Saat dia turun, Dawa Sherpa berhenti.

"Dia duduk untuk beristirahat sambil membawa ranselnya, orang-orang ini membawa beban yang sangat berat," katanya.

"Lalu aku menoleh dan berkata, 'Hillary, apa kau baik-baik saja, saudaraku?' Dia menjawab, 'Ya, ya, baik-baik saja Chris, silakan pergi, pergi!' Ini bukan hal baru, aku akan pergi duluan, dia juga akan pergi duluan."

Saat Thrall turun, ia menemukan seorang pendaki Polandia yang kesulitan setelah kehabisan oksigen tambahan dan menderita radang dingin.

"Pendakian menuju puncak sangat panjang. Seharusnya hanya butuh lima hari untuk sampai ke puncak dan kembali, tetapi kami membutuhkan 11 hari, begitulah sulitnya kondisi di sana," kata Thrall.

"Jadi, apakah saya harus kembali untuk menjemput Sherpa, yang mungkin akan datang dan baik-baik saja, seperti yang telah dia lakukan ratusan kali sebelumnya?" tambahnya.

"Atau haruskah saya membantu sesama pendaki yang kekurangan oksigen, mengalami radang dingin di jari-jarinya, dan jelas hipotermia selalu mengintai di ketinggian sana?"

Thrall menggambarkan kondisi yang sulit, berbagi tabung oksigen dengan orang Polandia itu saat turun, membutuhkan waktu 11 jam untuk sampai ke Kamp Tiga. Biasanya hanya butuh waktu dua jam.

"Saya menyadari kita menghadapi situasi yang sangat serius," katanya.

Tim pencarian berangkat untuk mencari Dawa Sherpa tetapi dia tidak terlihat lagi hingga Kamis pagi.

Pendakian itu adalah salah satu pendakian terakhir musim ini, yang berarti hanya ada sedikit pendaki lain di puncak tersebut.

Setidaknya lima orang tewas musim ini -- dua warga India dan tiga pendaki Nepal yang terlibat dalam persiapan pendakian Everest. 

Menurut perhitungan awal oleh pejabat Nepal, lebih dari 1.000 pendaki mencapai puncak Everest musim ini, menjadikannya musim tersibuk yang pernah tercatat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.