Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tunisia Memburu Sejarah di Amerika Utara: Generasi Baru Elang Kartago Siap Menggebrak Piala Dunia 2026

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tunisia Memburu Sejarah di Amerika Utara: Generasi Baru Elang Kartago Siap Menggebrak Piala Dunia 2026 Doc: AFP
Ket. Timnas Tunisia.

Tim Nasional Tunisia kembali mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika. Setelah berhasil mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, skuad berjuluk Elang Kartago datang dengan rasa optimis tinggi untuk menciptakan sejarah baru. Berbekal kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang berkembang di berbagai liga Eropa, Tunisia berharap mampu melampaui pencapaian terbaik mereka di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Bagi Tunisia, Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketujuh sepanjang sejarah setelah sebelumnya tampil pada edisi 1978, 1998, 2002, 2006, 2018, dan 2022. Meski kerap menjadi wakil tangguh Afrika, negara Afrika Utara tersebut belum pernah berhasil menembus babak gugur. Prestasi terbaik mereka masih sebatas finis di fase grup, termasuk ketika mencatat kemenangan bersejarah atas Meksiko pada Piala Dunia 1978 dan mengalahkan Prancis pada edisi 2022.

Kini, harapan baru muncul seiring hadirnya generasi pemain yang lebih matang dan berpengalaman. Banyak pemain inti Tunisia saat ini berkarier di kompetisi elite Eropa, memberikan nilai tambah dari segi kualitas maupun mental bertanding. Situasi tersebut membuat publik Tunisia percaya bahwa peluang untuk menembus fase gugur untuk pertama kalinya bukan lagi sekadar mimpi.

Di bawah arahan pelatih Sabri Lamouchi, Tunisia mengandalkan organisasi permainan yang disiplin, pertahanan kokoh, dan transisi cepat saat menyerang. Karakter tersebut telah menjadi identitas mereka selama bertahun-tahun. Berbeda dengan sejumlah negara Afrika yang mengandalkan kekuatan fisik dan permainan terbuka, Tunisia dikenal lebih pragmatis, rapi dalam bertahan, dan efektif dalam memanfaatkan peluang.

Sosok sentral dalam tim ini adalah gelandang bertahan Ellyes Skhiri. Pemain yang memperkuat Eintracht Frankfurt tersebut menjadi jantung permainan Tunisia. Kemampuannya membaca permainan, merebut bola, serta mengatur tempo membuatnya menjadi pemain yang tak tergantikan. Sebagai kapten tim, Skhiri juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara pemain senior dan generasi muda.

Di lini tengah, Tunisia memiliki talenta menarik dalam diri Hannibal Mejbri. Pemain yang berkembang di akademi Manchester United itu dikenal memiliki teknik tinggi, agresivitas, dan kreativitas yang mampu memberikan warna berbeda dalam permainan Tunisia. Kehadirannya menjadi simbol regenerasi yang tengah berlangsung dalam skuad Elang Kartago.

Sementara itu, sektor serangan mengandalkan kecepatan dan mobilitas Elias Achouri serta Elias Saad. Keduanya diharapkan mampu menjadi pembeda saat menghadapi lawan-lawan yang memiliki kualitas individu lebih baik. Di lini belakang, duet Montassar Talbi dan Dylan Bronn menjadi fondasi pertahanan yang selama ini dikenal sulit ditembus.

Meski tidak masuk dalam kelompok favorit juara, Tunisia memiliki reputasi sebagai tim yang mampu merepotkan lawan-lawan besar. Pada Piala Dunia 2022, mereka sukses mengalahkan juara bertahan Prancis, membuktikan bahwa Elang Kartago mampu bersaing dengan tim elite dunia jika tampil dalam performa terbaik.

Tantangan terbesar Tunisia menuju Piala Dunia 2026 adalah meningkatkan produktivitas gol. Dalam beberapa turnamen besar terakhir, mereka kerap tampil solid di lini belakang namun kesulitan memaksimalkan peluang di depan gawang. Apabila kelemahan tersebut mampu diperbaiki, peluang untuk menciptakan kejutan akan semakin terbuka.

Dengan pengalaman panjang di level internasional, kedalaman skuad yang semakin baik, serta kepercayaan diri hasil perjalanan kualifikasi yang meyakinkan, Tunisia berangkat ke Amerika Utara dengan target yang lebih ambisius dibanding edisi-edisi sebelumnya. Mereka tidak lagi sekadar ingin berpartisipasi, melainkan ingin menorehkan sejarah sebagai tim Tunisia pertama yang mampu melangkah ke fase gugur Piala Dunia.

Daftar Peman Timnas Tunisia Piala Dunia 2026

Kiper

Aymen Dahmen — CS Sfaxien

Sabri Ben Hassen — Étoile du Sahel

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.