Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Memilih Diam Jika Iran Tangguhkan Pembicaraan Damai

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Trump Memilih Diam Jika Iran Tangguhkan Pembicaraan Damai Doc: Kent NISHIMURA/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan memilih diam jika Iran menangguhkan pembicaraan damai tidak langsung dengan Washington. “Saya pikir kita sudah terlalu banyak bicara, jika Anda ingin tahu yang sebenarnya. Saya pikir diam akan sangat baik,” kata Trump kepada NBC News, Senin (1/6).

Trump mengklarifikasi bahwa jeda dalam negosiasi tidak selalu berarti dimulainya kembali serangan secara langsung, tetapi blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran tegasnya akan tetap berlaku.

AS katanya akan membiarkan Iran menunggu “selama yang mereka inginkan” karena Teheran sangat dirugikan atas blokade tersebut.

Pernyataan Trump disampaikan menyusul laporan dari kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, bahwa Teheran menghentikan pembicaraan damai melalui mediator sebagai protes atas serangan Israel di Lebanon.

Risiko gagalnya perundingan antara AS dan Iran tetap ada, salah satunya karena kebijakan Israel. Kendati demikian, peluang untuk melanjutkan dialog antara kedua pihak juga masih terbuka.

“Tindakan Israel dan ketegangan yang terus berlanjut di kawasan menimbulkan risiko tambahan bagi proses negosiasi. Meski demikian, para pihak belum kehilangan kesempatan untuk melanjutkan dialog mereka,” , kata seorang sumber di pemerintahan Turkiye kepada RIA Novosti, Selasa (2/6).

Sumber itu menambahkan bahwa Turkiye berharap dapat membantu merumuskan formula yang dapat diterima bersama oleh AS dan Iran serta memandang jalur diplomasi sebagai satu-satunya cara untuk mencapai hasil yang berkelanjutan.

“Masih terlalu dini untuk berbicara mengenai kebuntuan total. Kontak masih terus berlangsung dan peluang untuk menemukan kompromi tetap ada,” katanya.

Turkiye juga memperkirakan perundingan antara AS dan Iran akan terus berlanjut meskipun masih terdapat perbedaan pandangan di antara kedua pihak.

Sebelumnya pada Senin (1/6) , Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan serangan terhadap target yang diduga terkait kelompok Hizbullah di pinggiran Beirut, Lebanon.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pelanggaran gencatan senjata di Lebanon juga merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata antara Washington dan Teheran.

Pada hari yang sama, setelah melakukan pembicaraan dengan Netanyahu dan perwakilan Hizbullah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kelompok Lebanon tersebut dan Israel akan menyepakati gencatan senjata.

Sementara itu, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyerang kapal Amerika Serikat-Israel MSC Sariska dengan rudal jelajah sebagai respons atas serangan AS terhadap kapal Iran di Teluk Oman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.