Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Migas di Eropa Naik Tajam

📅 Kamis, 02 Apr 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Harga Migas di Eropa Naik Tajam Doc: Sumber: ICE, Bloomberg, GME/and/ones

Moskow – Komisioner Energi Uni Eropa, Dan Jorgensen, mengatakan harga energi di kawasan Uni Eropa melonjak tajam sejak pecahnya konflik di Timur Tengah. Harga gas meningkat hingga 70 persen, sementara harga minyak naik sekitar 60 persen.

"Sejak awal konflik di Timur Tengah terjadi, harga-harga di Uni Eropa mengalami lonjakan 70 persen untuk gas dan 60 persen untuk minyak. Dalam hal finansial, selama 30 hari konflik telah terjadi penambahan 14 miliar euro (sekitar 273 triliun rupiah) pada tagihan impor bahan bakar fosil Uni Eropa," kata Jorgensen saat konferensi pers, Selasa (31/3), usai mengikuti konferensi video bersama para menteri energi Uni Eropa.

Seperti dikutip dari Antara, lonjakan harga ini dipicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Pada 28 Februari, Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan tersebut.

Ketegangan yang meningkat turut berdampak pada jalur distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz. Jalur vital tersebut mengalami blokade de facto yang mengganggu pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, sekaligus menekan produksi dan ekspor energi di kawasan.

Upaya Penghematan

Menanggapi krisis energi ini, Uni Eropa mendorong langkah penghematan energi secara luas, termasuk penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH). Jorgensen menegaskan bahwa upaya penghematan menjadi sangat penting di tengah kondisi yang belum pasti.

"Bahkan jika perdamaian tercapai besok, kondisi tak akan segera kembali normal," kata Jorgensen.

"Semakin banyak yang bisa dilakukan untuk menghemat minyak, terutama solar dan bahan bakar jet, semakin baik," ujarnya menambahkan.

Ia juga meminta negara-negara Uni Eropa untuk mengikuti rekomendasi Badan Energi Internasional, termasuk bekerja dari rumah dan menurunkan batas maksimal kecepatan di jalan tol hingga 10 kilometer per jam. Selain itu, masyarakat didorong untuk menggunakan transportasi umum, berbagi kendaraan, serta menerapkan pola berkendara yang lebih efisien.

Ketegangan di Selat Hormuz semakin meningkat setelah Iran pada 2 Maret mengumumkan pembatasan pelayaran dan mengancam akan menyerang kapal yang melintas tanpa izin. Sekitar 20 juta barel minyak melintasi jalur tersebut setiap hari, sehingga gangguan yang terjadi langsung berdampak pada pasokan energi global.

Situasi ini tidak hanya mendorong kenaikan harga minyak dunia, tetapi juga meningkatkan biaya pengiriman dan asuransi, yang pada akhirnya memperbesar tekanan ekonomi di berbagai negara, termasuk di kawasan Uni Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.