Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Geopolitik Tekan Rupiah ke Level Rp17.859 per Dolar AS

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 15:00 WIB | Oleh:
Sentimen Geopolitik Tekan Rupiah ke Level Rp17.859 per Dolar AS Doc: ANTARA
Ket. Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa (2/6/2026) pagi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan sejumlah sentimen negatif dari dalam negeri. Mata uang Garuda tercatat turun 54,50 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.859 per dolar Amerika Serikat (AS).

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa (2/6/2026) pagi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan sejumlah sentimen negatif dari dalam negeri. Mata uang Garuda tercatat turun 54,50 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.859 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.805 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah dipengaruhi meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Situasi tersebut mendorong penguatan indeks dolar AS sekaligus memicu ekspektasi kenaikan harga minyak dunia yang berpotensi menambah tekanan terhadap negara-negara pengimpor energi.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai sentimen geopolitik masih menjadi faktor utama yang membebani pergerakan rupiah. Menurutnya, ketidakpastian terkait penyelesaian konflik AS dan Iran membuat investor lebih memilih aset yang dianggap aman, termasuk dolar AS.

"Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah dengan kisaran di Rp17.800 - Rp17.950 dipengaruhi oleh risiko geopolitik global adanya ketidakpastian kesepakatan penyelesaian konflik AS dan Iran yg berakibat index dolar naik mendekati 100 dan menaikkan ekspektasi kenaikan harga minyak," kata Rully.

Selain faktor eksternal, pasar juga mencermati sejumlah tantangan ekonomi domestik yang masih berlangsung. Kondisi fiskal pemerintah, ketidakpastian arah kebijakan ekonomi, serta potensi tekanan inflasi dinilai turut membatasi peluang penguatan rupiah dalam jangka pendek.

Pandangan serupa disampaikan analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong. Ia menjelaskan bahwa pelemahan rupiah semakin dipicu oleh pernyataan Iran yang menghentikan perundingan damai dengan Amerika Serikat dan berencana menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur strategis distribusi energi dunia.

Menurut Lukman, rencana penutupan Selat Hormuz berpotensi mengganggu pasokan minyak global dan memicu kenaikan harga energi. Kondisi tersebut biasanya mendorong investor mencari aset safe haven seperti dolar AS sehingga mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, berada di bawah tekanan.

"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang menguat merespons pernyataan Iran yang menghentikan perundingan damai dengan AS dan berencana untuk sepenuhnya menutup Hormuz," ujar Lukman.

Selain isu geopolitik, penguatan dolar AS juga mendapat dukungan dari data manufaktur Amerika Serikat yang menunjukkan hasil lebih baik dibandingkan perkiraan pasar. Data tersebut memperkuat optimisme terhadap kondisi ekonomi AS sekaligus meningkatkan daya tarik dolar di pasar global.

"Penguatan dolar AS juga didukung oleh data manufaktur yang lebih kuat dari perkiraan. Perkirakan kisaran Rp17.800 - Rp17.900," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Selesaikan Persoalan LRT City, Danantara Panggil Adhi Karya

23 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Selesaikan Persoalan LRT Ci...

Mudah Ini, Bisa Temukan 2.000 Lowongan secara Online

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mudah Ini, Bisa Temukan 2.0...
Megapolitan
Lagi-lagi Pada Hari Kamis P...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.