Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Gelar Gowes HJB 544 Telusuri Jejak Pemerintahan Darurat

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 18:57 WIB | Oleh:
Pemkab Bogor Gelar Gowes HJB 544 Telusuri Jejak Pemerintahan Darurat Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
Ket. Peserta Gowes Napak Tilas Bogor dilepas dari Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/6).

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melepas ratusan peserta Gowes Napak Tilas Bogor sejauh 64 kilometer menuju Pendopo Malasari, Kecamatan Nanggung, untuk menelusuri jejak pemerintahan darurat Kabupaten Bogor pada masa perjuangan kemerdekaan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mewakili Bupati Bogor melepas peserta gowes dari Pendopo Bupati Bogor di Cibinong, Selasa (2/6), lalu turut mengiringi rombongan dengan bersepeda.  

Ajat mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-544 Bogor sekaligus upaya mengenalkan kembali sejarah Kabupaten Bogor kepada masyarakat.

"Gowes ini bukan sekadar olahraga. Kegiatan ini merupakan perjalanan penuh makna untuk menelusuri jejak sejarah Kabupaten Bogor," kata Ajat.

Ia menjelaskan peserta gowes menempuh perjalanan dari Pendopo Bupati Bogor di Cibinong menuju Pendopo Malasari dengan jarak sekitar 64 kilometer melalui sejumlah titik persinggahan, yakni Kantor Kecamatan Leuwiliang dan Kantor Kecamatan Nanggung.

Menurut dia, kegiatan tersebut mengajak masyarakat mengenal kembali perjalanan panjang Kabupaten Bogor sekaligus menikmati keindahan alam dan potensi wilayah yang dilintasi sepanjang perjalanan.

Ajat menuturkan Pendopo Malasari dipilih sebagai titik akhir gowes karena memiliki nilai historis bagi Kabupaten Bogor. Bangunan tersebut pernah menjadi pusat pemerintahan darurat Kabupaten Bogor pada masa Agresi Militer Belanda II sekitar 1948 hingga 1950.

Pada masa itu, pemerintahan Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Raden Ipik Gandamana berpindah ke Malasari untuk menghindari serangan Belanda, namun roda pemerintahan tetap berjalan dari kawasan tersebut.

"Ini adalah perjalanan bersejarah yang mengingatkan kita pada akar dan identitas Kabupaten Bogor. Semoga kegiatan ini menjadi titik balik untuk semakin mencintai dan menjaga Kabupaten Bogor, Kuta Udaya Wangsa, yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan alam yang luar biasa," ujar Ajat.

Ia mengatakan Gowes Napak Tilas Bogor juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wilayah Kabupaten Bogor bagian barat yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan infrastruktur, termasuk akses menuju kawasan Malasari.

Selain mempererat silaturahmi antarpeserta, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Bogor menjelang peringatan HJB ke-544 yang tahun ini dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.