Jumlah Penduduk Lansia di Sumatera Barat Terus Meningkat
📅 Senin, 01 Jun 2026, 16:17 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Kota Padang -- Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mengungkapkan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di provinsi setempat terus meningkat dari 10,46 persen pada 2020 naik menjadi 12,01 persen pada 2025.
"Survei penduduk antarsensus atau Supas 2025 mempertegas adanya penuaan penduduk di Provinsi Sumatera Barat," kata Kepala BPS Sumbar Nurul Hasanudin di Kota Padang, Senin.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPS terkait hasil survei penduduk antarsensus atau Supas 2025. Mengacu pada standar internasional suatu negara dikategorikan memasuki fase ageing population atau penuaan penduduk apabila proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai sedikitnya 10 persen.
Hasanudin menjelaskan dinamika penuaan penduduk menunjukkan variasi yang cukup besar antarwilayah kabupaten dan kota di Sumbar. Berdasarkan Supas 2025, Kabupaten Tanah Datar memiliki persentase penduduk lansia tertinggi yaitu 15,93 persen.
Di tempat kedua ditempati Kabupaten Agam dengan persentase 14,61, dan Kota Sawahlunto 13,09 persen. Sebaliknya, persentase penduduk lansia terendah terdapat di Kabupaten Kepulauan Mentawai 7,99 persen, Kabupaten Pasaman Barat 8,69 persen, dan Kabupaten Dharmasraya 9,32 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Survei BPS sekaligus memberikan gambaran mengenai sumber utama perolehan uang atau barang penduduk lansia. Sebagian besar lansia di Ranah Minang memperoleh uang atau barang dari keluarga dengan proporsi sebesar 49,66 persen.
Sumber penghidupan dari pendapatan atau pekerjaan menjadi sumber utama berikutnya dengan proporsi sebesar 35,39 persen. Selain itu, lansia mengandalkan uang pensiun 10,68 persen, jaminan sosial atau bantuan sosial 2,36 persen dan lainnya satu persen. Sementara itu, kontribusi dari tabungan dan investasi tercatat paling rendah yakni 0,92 persen.
"Berdasarkan hasil survei Supas 2025 menunjukkan Provinsi Sumbar sudah berada pada fase penuaan penduduk (ageing population) dengan persentase penduduk lansia sebesar 12,01 persen," tambah dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!