Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mesin F-35 yang Terlalu Panas Akibat Masalah Sistem Rem Memaksa Pendanaan Baru yang Besar

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 00:01 WIB | Oleh:
Mesin F-35 yang Terlalu Panas Akibat Masalah Sistem Rem Memaksa  Pendanaan Baru yang Besar Doc: Istimewa
Ket. Pesawat Tempur F-35B

WASHINGTON DC - Departemen Perang Amerika Serikat  telah menandatangani  kontrak senilai 100 juta dolar AS dengan kontraktor pertahanan terbesar negara itu, Lockheed Martin, untuk mengatasi masalah manajemen termal serius yang memengaruhi sistem pengereman pesawat tempur F-35. Kontrak tersebut mencakup pasokan 1.459 pendingin panas rakitan rem baru untuk pesawat tersebut, menyusul temuan bahwa panas berlebih yang dihasilkan selama pengereman dapat menyebar ke kabel dan sensor avionik di dekatnya, merusak komponen dan memaksa pesawat menjalani perawatan tingkat depot yang panjang. 

Dari Military Watch, dengan demikian, diharapkan dapat membantu mengatasi masalah dengan tingkat ketersediaan pesawat yang rendah. Kontrak tersebut mencakup varian konvensional F-35A dan varian F-35B yang mampu lepas landas pendek dan pendaratan vertikal, dengan pengiriman direncanakan hingga tahun 2030.  

Alih-alih pembelian suku cadang rutin, kontrak baru ini merupakan respons terhadap masalah teknis yang teridentifikasi yang memengaruhi kesiapan armada. Elektronik canggih F-35 dan arsitektur internal yang padat telah membuat manajemen termal menjadi sangat menantang. Panas yang dihasilkan oleh mesin pesawat, sensor, sistem peperangan elektronik, dan rakitan pengereman semuanya harus dikendalikan dalam kerangka pesawat yang ringkas dan dioptimalkan untuk siluman. Seiring pesawat menjalani operasi yang lebih menuntut dan menerima peningkatan Block 4 yang baru, tekanan pada sistem pendinginnya terus meningkat.   Pada tahun 2023 dikonfirmasi   bahwa mesin F135 pesawat akan menelan biaya $38 miliar dolar bagi Pentagon dalam biaya perawatan tak terduga selama masa pakai armada. Departemen Perang telah membiayai pengembangan mesin baru sebagai respons terhadap hal tersebut .

Masalah pada sistem pengereman F-35 menyoroti tantangan jangka panjang yang lebih luas yang memengaruhi program tersebut, yaitu masalah keberlanjutan dan keandalan. Masalah manajemen termal yang berulang menunjukkan bagaimana bahkan subsistem yang relatif sederhana seperti rem dapat menjadi masalah operasional utama ketika diintegrasikan ke dalam desain pesawat tempur siluman yang sangat kompleks. Terlepas dari masalah yang berasal dari kemampuan pendinginan yang tidak memadai,  tingkat ketersediaan mesin F135 yang sangat rendah  dan kebutuhan perawatan yang berlebihan tetap menyebabkan F-35 tidak dapat terbang  enam kali lebih  tinggi daripada jenis pesawat tempur lainnya. Para pejabat Pentagon telah menyoroti masalah pada modul daya F135 sebagai  penyebab utama  rendahnya tingkat kesiapan misi pesawat tempur tersebut. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.