Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aktivis Desak Penegakan Hukum Perambahan SM Rawa Singkil yang Jadi Kebun Sawit

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aktivis Desak Penegakan Hukum Perambahan SM Rawa Singkil yang Jadi Kebun Sawit Doc: Antara
Ket. Nurul Ikhsan, praktisi hukum dan lingkungan saat paparan tentang dugaan perambahan pada Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil di Aceh, Jumat (29/5).

Banda Aceh - Aktivis lingkungan hidup mendesak penegakan hukum perambahan kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil yang kini berubah fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit pada sejumlah lokasi.

"Kami mendesak penegakan hukum perambahan Suaka Margasatwa Rawa Singkil. Kawasan konservasi tersebut kini di sejumlah titik sudah menjadi perkebunan sawit," kata aktivis lingkungan hidup Nurul Ikhsan, di Banda Aceh, Jumat (29/5).

Nurul Ikhsan yang juga Koordinator Divisi Hukum Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA), lembaga fokus terkait isu lingkungan ini, mengatakan alih fungsi kawasan konservasi di Suaka Margasatwa Rawa Singkil merupakan tindak pidana.

"Fakta lapangan ada perambahan di dalam kawasan konservasi tersebut. Sebagian kawasan hutan dirambah dan ditanami kelapa sawit," kata Nurul Ikhsan.

Ia juga mengapresiasi jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Selatan yang menangkap tiga terduga perambahan hutan di kawasan Suaka Margasatwa Rawa Singkil.

Namun, kata dia, penindakan tersebut tidak hanya terhadap tiga terduga pelaku tersebut. Akan tetapi, mengungkap jaringan pelaku, sehingga terungkap siapa saja yang terlibat.

"Dari fakta lapangan, kecil kemungkinan perambahan Suaka Margasatwa Rawa Singkil dilakukan warga biasa. Kami menduga ada keterlibatan pemodal karena membuka lahan membutuhkan biaya besar," katanya.

Suaka Margasatwa Rawa Singkil merupakan daerah lahan gambut dan ditetapkan sebagai kawasan lindung berdasarkan surat keputusan Menteri Kehutanan pada 1997.

Pada awalnya, luas Suaka Margasatwa Rawa Singkil mencapai 102.500 hektare berada di Kabupaten Aceh Selatan. Kini, karena pemekaran, wilayah Suaka Margasatwa Rawa Singkil meliputi Kabupaten Aceh Selatan, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil.

Seiring perjalanan waktu, luas lahan lindung Suaka Margasatwa Rawa Singkil berkurang menjadi 81.338 hektare yang ditetapkan dalam keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pada 2015.

Menurut dia, fungsi penting ditetapkannya Suaka Margasatwa Rawa Singkil untuk perlindungan rawa gambut, benteng alam abrasi pantai, tempat perlindungan dan pelestarian satwa liar dilindungi, dan lainnya.

"Kami juga mendesak selain penegakan hukum, kawasan lindung Suaka Margasatwa Rawa Singkil yang dirambah agar direstorasi, memulihkan perkebunan sawit menjadi hutan," kata Nurul Ikhsan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Kebakaran Hotel di Banglade...
Advertisement
Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.