Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Analisis Hitung-hitungan Finansial Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Rugi atau Untung Besar?

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 17:58 WIB | Oleh:

Untuk itu, Kanada menyiapkan dana 145 juta dolar AS guna mendukung keamanan dan keselamatan publik pada Piala Dunia 2026.

Terakhir, di Meksiko, yang menggelar 13 pertandingan Piala Dunia 2026 yang terbagi di Mexico City, Monterrey dan Guadalajara, pemerintahnya menggelontorkan 2,5 miliar dolar AS (sekitar Rp44,5 triliun) untuk renovasi stadion, transportasi dan perkembangan perkotaan, berdasarkan Administrasi Perdagangan Internasional (ITA) AS.

ITA AS menyatakan, Meksiko berpeluang mengantongi tiga miliar dolar AS dari Piala Dunia 2026 dengan estimasi jutaan orang datang untuk menonton di sana.

Pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, ditargetkan sebagai daya tarik utama, di samping kekayaan budaya dan sejarah yang ditawarkan negara tersebut.

Tidak bisa dipungkiri, proyeksi positif Piala Dunia 2026 untuk AS, Kanada, dan Meksiko sangat menggiurkan.

Angka-angka yang tersaji indah seakan memang itulah yang akan terjadi. Dampak sebenarnya tentu baru diketahui setelah turnamen, tetapi ada baiknya ketiga negara tersebut tidak berharap terlalu banyak.

Akademisi dan pakar ekonomi sudah mengingatkan bahwa Piala Dunia hampir tidak memberikan laba bagi tuan rumah.

Sebaiknya Anda baca juga:

Bahkan, seperti disampaikan Emil Rask dari LUT University, Finlandia, dalam "The Economic Impact of the FIFA World Cup: A Comparison Between the Host Cuntries of the 2014 (Brazil), 2018 (Rusia) and 2022 (Qatar) Tournaments" (2025), Brasil mengalami penurunan PDB setelah menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Pada 2014 atau tahun Piala Dunia di Negeri Samba, PDB Brasil 2,46 triliun dolar AS, turun dari tahun sebelumnya 2,47 triliun dolar AS. Setahun kemudian,  PDB itu terperosok ke 1,8 triliun dolar AS.

Rask mengumbar pula bagaimana tingkat pengangguran Brasil naik ke level lebih dari delapan persen pada 2015, setelah sempat menurun ke sekitar enam persen pada 2014.

Alarm peringatan akan berbunyi kala negara tuan rumah tidak mampu mengelola situasi setelah penyelenggaraan Piala Dunia.

Status tuan rumah Piala Dunia menguntungkan ketika negara yang bersangkutan tidak melihat zaman hanya sepelemparan batu. Masa depan idealnya menjadi incaran, dengan tujuan besar memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.