Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Idul Adhal, Sudin KPKP Jaksel Pastikan Pemotongan Hewan Kurban Ramah Lingkungan

📅 Selasa, 26 Mei 2026, 10:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Idul Adhal, Sudin KPKP Jaksel Pastikan Pemotongan Hewan Kurban Ramah Lingkungan Doc: ANTARA
Ket. Hewan kurban yang dipersiapkan oleh pengelola Masjid Agung Al-Azhar menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).

JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan (Jaksel) memastikan pelaksanaan pemotongan hewan kurban saat Idul Adha dilakukan secara ramah lingkungan dengan beragam cara.

"Dalam pemotongan hewan kurban, kami mengimbau untuk menyiapkan tempat/lubang penampungan darah dan kotoran isi perut," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan Ridho S Yudyantoro saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Dia pun mengatakan saat ini sudah ada larangan membuang darah dan isi perut hewan kurban ke saluran air umum (got).

Dia menjelaskan darah dan isi perut hewan kurban dapat mencemari saluran air apabila dibuang sembarangan.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau panitia kurban agar menyiapkan tempat penampungan darah dan isi perut hewan kurban sehingga tidak mencemari lingkungan.

"Darah dan isi perut dapat mencemari saluran air umum dan dapat menimbulkan kedangkalan atau mengendap," ujar Ridho.

Kemudian, terkait pemotongan hewan kurban, dia mengatakan umumnya dilakukan di masjid, mushalla atau halaman rumah warga sehingga perlu ada perhatian khusus untuk pengelolaan limbah.

"Kalau pemotongan hewan kurban pada umumnya dilaksanakan di masjid, mushalla, atau di halaman rumah masyarakat," tutur Ridho.

Selain itu, panitia kurban juga diminta agar menggunakan kemasan ramah lingkungan untuk distribusi daging kurban.

Dia menilai pengemasan daging kurban dapat menggunakan bahan yang mudah terurai, seperti besek, bongsang atau plastik ramah lingkungan (biodegradable).

"Menggunakan wadah daging kurban yang ramah lingkungan dan mudah didaur ulang, seperti besek bambu/besek daun pandan, daun pisang dan sejenisnya," ungkap Ridho.

Lebih lanjut, dia menambahkan limbah daging maupun jeroan hewan kurban juga dapat dimanfaatkan agar tidak menambah beban sampah.

"Kemudian, limbah daging atau jeroan dikubur. Pemanfaatan organ untuk pakan maggot," imbuh Ridho.

Sementara itu, dia menyebutkan dukungan dari Sudin KPKP Jakarta Selatan kepada panitia kurban, yakni berupa bantuan perlengkapan dasar, seperti terpal dan pisau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Revitalisasi 22 Sekolah di ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.