Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Luncurkan Shenzhou-23, Target Kirim Manusia ke Bulan Sebelum 2030

📅 Senin, 25 Mei 2026, 05:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Luncurkan Shenzhou-23, Target Kirim Manusia ke Bulan Sebelum 2030 Doc: Antara
Ket. Foto ini, yang diambil pada 16 Mei 2026, menunjukkan kombinasi pesawat ruang angkasa berawak Shenzhou-23 dan roket pembawa Long March-2F yang sedang dipindahkan ke area peluncuran.

JIUQUAN - Tiongkok meluncurkan misi Shenzhou-23 pada Minggu (24/5), yang akan membuat seorang astronaut Tiongkok menghabiskan satu tahun penuh di orbit untuk pertama kalinya. Langkah ini menjadi bagian penting dari ambisi Beijing mengirim manusia ke Bulan sebelum 2030.

Dilansir dari Channel NewsAsia, Roket Long March 2-F lepas landas tepat waktu pada pukul 23.08 waktu setempat dari pusat peluncuran Jiuquan di Gurun Gobi, wilayah barat laut Tiongkok. Tayangan televisi pemerintah CCTV memperlihatkan roket meluncur di tengah kobaran api dan asap tebal.

Sekitar 10 menit setelah peluncuran, wahana antariksa tersebut berhasil memisahkan diri dari roket dan memasuki orbit, menurut pernyataan Badan Antariksa Berawak Tiongkok (CMSA) di media sosial.

“Astronaut berada dalam kondisi baik dan peluncuran berlangsung sukses sepenuhnya,” tulis CMSA.

Spesialis muatan Li Jiaying, mantan inspektur polisi Hong Kong, menjadi astronaut pertama dari kota tersebut yang mengikuti misi antariksa Tiongkok. Dua kru lainnya adalah komandan Zhu Yangzhu dan pilot Zhang Yuanzhi yang berasal dari divisi astronaut Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok.

Berlomba ke Bulan

Salah satu dari tiga astronaut dalam misi ini akan tinggal di stasiun antariksa Tiangong selama satu tahun, menjadikannya salah satu misi antariksa terlama sepanjang sejarah, meski masih di bawah rekor kosmonaut Rusia yang bertahan selama 14,5 bulan pada 1995. CMSA menyatakan astronaut yang akan menjalani misi setahun penuh baru akan diputuskan kemudian sesuai perkembangan misi.

Tiongkok telah mengirim astronaut ke stasiun antariksa Tiangong hampir selusin kali. Namun, peluncuran kali ini berlangsung di tengah persaingan yang semakin intens dengan Amerika Serikat dalam perlombaan menuju Bulan.

Washington sebelumnya menuduh Beijing berupaya mengkolonisasi dan menambang wilayah serta sumber daya di Bulan, tuduhan yang dibantah keras oleh pemerintah Tiongkok.

Sebaiknya Anda baca juga:

NASA menargetkan pendaratan manusia di Bulan pada 2028, dua tahun lebih cepat dibanding target Tiongkok. Amerika Serikat juga ingin membangun kehadiran jangka panjang di Bulan sebagai batu loncatan menuju eksplorasi manusia ke Mars.

Pada April lalu, empat astronaut NASA melakukan perjalanan bersejarah mengelilingi Bulan dalam misi Artemis II, misi berawak pertama ke Bulan dalam setengah abad terakhir.

Sementara itu, SpaceX milik Elon Musk pada Jumat (23/5) berhasil melakukan uji terbang tanpa awak untuk roket generasi terbaru Starship yang dirancang mendukung peluncuran satelit Starlink lebih sering dan membawa misi NASA ke Bulan di masa depan.

Pangkalan Permanen

Dengan waktu kurang dari empat tahun menuju target 2030, Tiongkok menghadapi tantangan besar untuk mengembangkan perangkat keras dan lunak baru khusus misi Bulan.

Hal ini penting agar astronaut yang terbiasa berada di orbit rendah Bumi dengan keamanan relatif di Tiangong dapat melakukan transisi aman menuju permukaan Bulan yang lebih berisiko.

Misi Shenzhou sebelumnya sejak 2021 rutin mengirim tiga astronaut ke Tiangong untuk tinggal selama enam bulan. Badan antariksa Tiongkok juga tengah melatih dua astronaut Pakistan, dan salah satunya diperkirakan akan bergabung dalam misi jangka pendek ke Tiangong tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Rapat Kerja Komite IV DPD R...
Megapolitan
Pejabat Bogor Turba ke Seko...
Nasional
Audiensi KNRA dengan Pansus...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.