Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pastikan Pengisian Daya Listrik Akurat dan Adil, Kemendag Resmikan Layanan Tera SPKLU

📅 Senin, 25 Mei 2026, 22:46 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pastikan Pengisian Daya Listrik Akurat dan Adil, Kemendag Resmikan Layanan Tera SPKLU Doc: istimewa
Ket. Menteri Perdagangan, Budi Santoso meluncurkan “Layanan Persetujuan Tipe dan Tera/Tera Ulang Alat Ukur EVSE” untuk menjamin akurasi pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jakarta, Senin (25/5)

JAKARTA– Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi meluncurkan “Layanan Persetujuan Tipe dan Tera/Tera Ulang Alat Ukur EVSE” untuk menjamin akurasi pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Peresmian ditandai dengan penempelan Stiker Tera/Tera Ulang pada unit Pengisi Daya Kendaraan Listrik atau Electric Vehicle Supply Equipment (EVSE) di SPKLU Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (25/5) oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Langkah ini berarti alat ukur pengisi daya kendaraan listrik kini masuk dalam pengawasan metrologi legal. Tujuannya agar hasil pengukuran di SPKLU valid, sehingga praktik perdagangan berjalan adil dan tepercaya di era transisi energi.

“Kami ingin memastikan konsumen pengguna kendaraan listrik tidak dirugikan saat mengisi daya. Pemerintah hadir menjamin setiap SPKLU melalui proses tera dan tera ulang. Ini untuk memberikan kepastian dan perlindungan konsumen, supaya daya listrik yang didapat sesuai dengan yang dibayar,” kata Mendag Budi Santoso (Busan) di Jakarta, Senin (25/5).

Kemendag menargetkan pengujian tipe, tera, dan tera ulang dilakukan bertahap terhadap seluruh SPKLU yang sudah beroperasi. Proses ditargetkan rampung dalam satu tahun.

Kebijakan ini mengacu pada Permendag Nomor 33 Tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha dan/atau Standar Produk/Jasa pada Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Perdagangan dan Metrologi Legal, serta Permendag Nomor 24 Tahun 2024 tentang Kegiatan Tera dan Tera Ulang. Dalam regulasi tersebut, EVSE ditetapkan sebagai Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) yang wajib lolos persetujuan tipe, tera, dan tera ulang.

Butuh Sinergi 

Pengawasan SPKLU tidak bisa jalan sendiri. Kementerian ESDM menyiapkan peta jalan pengembangan SPKLU nasional. PT PLN (Persero) bertugas menyediakan infrastruktur, layanan pengisian, dan aspek keselamatan. Sementara Badan Standardisasi Nasional menangani akreditasi dan standardisasi.

Untuk memperkuat kapasitas sistem manajemen metrologi legal EVSE, Kemendag juga menggandeng Korea International Cooperation Agency (KOICA). Kerja sama mencakup pembangunan instalasi pengujian, pelatihan SDM metrologi legal, beasiswa magister di tujuh universitas terbaik Korea Selatan, dan pendampingan implementasi sistem manajemen EVSE di Indonesia.

Mendag Busan mengajak masyarakat ikut mengawasi. Jika menemukan dugaan ketidaksesuaian pengukuran kWh atau potensi kerugian saat pengisian daya, aduan bisa disampaikan ke WhatsApp 0811882727, email [email protected], Instagram @direktorat_metrologi, dinas perdagangan setempat, atau kanal resmi Kemendag.

Batas Kesalahan Maksimal 2,5%

Chief Operating Officer PT Listrik Anugerah Divina, Halim Tarigan, menyambut baik kebijakan ini. Menurutnya, uji tera akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap charger kendaraan listrik.

“Kami akan mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku. Penerapan uji tera ini diyakini akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap penggunaan charger kami,” ujarnya.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Moga Simatupang, menambahkan Kemendag sedang menyiapkan sistem monitoring, evaluasi, dan pengawasan nasional untuk pelaksanaan tera EVSE.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Bank Jakarta Biayai Infrast...
Megapolitan
Obligasi Daerah Dirilis Dua...
Luar Negeri
Warga Lokal Harus Dilibatka...
Luar Negeri
IMF Peringatkan Negara Misk...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.