Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IndoBuildTech & GAFA 2025 Jadi Etalase Inovasi Industri Nasional

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 14:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
IndoBuildTech & GAFA 2025 Jadi Etalase Inovasi Industri Nasional Doc: istimewa
Ket. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, saat membuka IndoBuildTech Expo Part 2 dan GAFA 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (6/11)

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri melalui penyelenggaraan IndoBuildTech Expo Part 2 dan Glasstech Asia Fenestration Asia (GAFA) 2025, yang menjadi ajang penting bagi inovasi dan pengembangan industri bahan bangunan serta teknologi kaca nasional.

Kolaborasi dua pameran berskala internasional ini menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Debindo Global Expo dan Messe München International (MMI) Asia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ajang ini dinilai menjadi sarana strategis bagi industri dalam negeri untuk memperluas jejaring bisnis, memperkenalkan produk unggulan, serta meningkatkan partisipasi Indonesia dalam rantai pasok global.

Hadirnya IndoBuildTech dan GAFA 2025 secara bersamaan merupakan momentum penting bagi industri konstruksi, arsitektur, dan manufaktur nasional. Pameran yang diikuti lebih dari 400 merek nasional dan internasional dari 11 negara ini menjadi bukti kuatnya minat dan kepercayaan terhadap potensi industri Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, saat membuka IndoBuildTech Expo Part 2 dan GAFA 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (6/11).

Sebagai bagian dari visi menuju Indonesia maju, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada periode 20252029. Dalam strategi tersebut, sektor industri manufaktur diharapkan memberikan kontribusi 21,9% terhadap PDB nasional.

Menurut data Kemenperin, pada triwulan II tahun 2025, sektor industri pengolahan nonmigas masih menjadi kontributor utama terhadap PDB dengan capaian 18,52% dan pertumbuhan 5,60%. Dari angka tersebut, sektor ILMATE berkontribusi sebesar 24,75% terhadap industri pengolahan nonmigas, dengan pertumbuhan 5,19%.

"Capaian ini memperlihatkan peran penting sektor ILMATE dalam memperkuat struktur industri nasional dan menopang pertumbuhan ekonomi," jelas Setia.

Sektor ILMATE sendiri memberikan kontribusi sebesar 24,75% terhadap industri pengolahan nonmigas dengan pertumbuhan sebesar 5,19%, jelas Setia.

Pameran ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi industri bahan bangunan dan teknologi kaca nasional di pasar global. Kemenperin memandang kegiatan seperti IndoBuildTech dan GAFA berperan penting dalam membuka peluang kerja sama industri, memperluas akses pasar, serta mempercepat transfer teknologi.

Makin Berdaya Saing

Kemenperin turut berpartisipasi melalui Paviliun Kemenperin yang menampilkan berbagai industri binaan ILMATE, antara lain industri baja, aluminium, dan peralatan dapur. Kehadiran paviliun ini menjadi upaya mempromosikan kemampuan industri nasional serta mendukung arah pembangunan infrastruktur dan program industrialisasi di Indonesia. "Dengan partisipasi ini diharapkan industri dalam negeri dapat menunjukkan kemampuan dan ketahanan untuk menghasilkan produk berdaya saing, ungkap Setia.

Kemenperin juga menyambut baik tema dan semangat yang diusung GAFA 2025 yang berfokus pada inovasi teknologi kaca dan fasad berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan industri hijau dan penguatan industrialisasi berbasis inovasi.

"Saya berharap penyelenggaraan IndoBuildTech & GAFA 2025 ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan industri nasional, mendorong investasi, dan membuka peluang ekspor bagi produk-produk Indonesia yang berdaya saing," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pasar Properti Dubai Anjlok Drastis Sejak Perang Iran Pecah

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Ekonomi
Pasar Properti Dubai Anjlok...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.