Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR RI Peringatkan: Pengawasan Hewan Kurban Jangan Asal-asalan

8 Senin, 25 Mei 2026, 23:59 WIB | Oleh: Tim Redaksi
DPR RI Peringatkan: Pengawasan Hewan Kurban Jangan Asal-asalan DPR RI Peringatkan: Pengawasan Hewan Kurban Jangan Asal-asalan Doc: ANTARA/ Azmi Samsul M.
Ket. Pedagang melayani pembeli hewan kurban untuk kebutuhan Idul Adha di Kabupaten Tangerang, Banten.

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menekankan pentingnya pengawasan tata niaga hewan kurban jelang Iduladha 2026.

Dia meminta agar petugas dari instansi terkait melakukan pengawasan komprehensif dan tidak hanya bersifat administratif belaka.

“Pengawasan tata niaga hewan kurban tidak boleh longgar demi menjaga kepercayaan dan kesehatan masyarakat,” kata Daniel Johan di Jakarta, Senin (25/5).

Daniel pun meminta Pemerintah pusat dan daerah beserta penegak hukum untuk mengantisipasi fenomena penjualan sapi glonggongan yang kerap terjadi di musim kurban.

“Dalam situasi ketika permintaan hewan kurban meningkat tajam, Negara perlu memastikan bahwa stabilitas pasokan tidak mengorbankan kualitas, kesehatan, dan kelayakan hewan yang beredar di masyarakat. Karena selain masalah kesehatan, ini juga menyangkut perlindungan konsumen,” jelas Politisi Fraksi PKB ini.

“Ruang manipulasi bobot hewan dan praktik perdagangan yang merugikan masyarakat yang sering terjadi setiap musim kurban, harus bisa diatasi,” lanjut Daniel.

Menurut Daniel, berbagai persoalan yang muncul di musim kurban berkaitan langsung dengan kualitas pangan masyarakat dan kepercayaan publik terhadap tata niaga hewan kurban.

“Sapi glonggongan bukan hanya merugikan pembeli secara ekonomi akibat kualitas daging yang menurun, tetapi juga dapat memengaruhi standar kesehatan konsumsi masyarakat apabila pengawasan kesehatan hewan tidak dilakukan secara ketat sejak distribusi hingga pemotongan,” terang Daniel.

Karena itu, Daniel meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) untuk memperkuat pengawasan terpadu terhadap lalu lintas dan perdagangan hewan kurban.

“Termasuk pemeriksaan kesehatan ternak di titik distribusi, pasar hewan, lokasi penjualan sementara, hingga rumah potong hewan,” ungkap Legislator dari Dapil Kalimantan Barat I tersebut.

“Pengawasan tidak cukup dilakukan secara administratif saja melalui dokumen kesehatan ternak, tetapi perlu berbasis pemeriksaan lapangan yang aktif dan terukur. Pengawasan jangan asal-asalan karena bisa merugikan masyarakat,” sambung Daniel.

Lebih lanjut, Daniel menilai penting dilakukan evaluasi terhadap kesiapan dinas peternakan daerah dalam menghadapi lonjakan distribusi hewan kurban nasional.

Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan distribusi ternak.

“Ancaman PMK dan LSD berdampak luas terhadap kesehatan hewan nasional dan stabilitas ekonomi peternak rakyat. Maka antisipasi harus betul-betul serius dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, Daniel memandang rendahnya literasi masyarakat mengenai indikator kesehatan hewan kurban masih menjadi celah yang dimanfaatkan oknum pedagang nakal.

“Maka penting agar Pemerintah melalui dinas dan instansi terkait untuk memperluas edukasi publik mengenai ciri hewan sehat, keaslian sertifikat kesehatan ternak, serta pentingnya membeli hewan kurban dari tempat penjualan yang berada di bawah pengawasan resmi,” urai Daniel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Perum Bulog Bandung Jamin S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.