Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Karantina Sulawesi Selatan Kian Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban

📅 Senin, 25 Mei 2026, 12:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balai Karantina Sulawesi Selatan Kian Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi. Proses pengiriman hewan kurban dari salah satu pelabuhan Sulsel menuju Kalimantan jelang Hari Raya Idul Adha.

MAKASSAR – Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sulawesi Selatan (Sulsel) kian memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban antardaerah menjelang pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah pada 27 Mei nanti, guna memastikan hewan ternak yang dikirim ke berbagai wilayah dalam kondisi sehat, layak, dan bebas dari penyakit.

Kepala Karantina Sulsel, Sitti Chadidjah, melalui keterangannya di Makassar, Senin (25/5), mengatakan peningkatan pengawasan dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan hewan kurban di berbagai daerah menjelang Idul Adha.

“Menjelang Idul Adha, lalu lintas ternak mengalami peningkatan cukup signifikan. Karena itu setiap hewan yang dilalulintaskan wajib memenuhi persyaratan karantina dan dipastikan dalam kondisi sehat sebelum diberangkatkan ke daerah tujuan,” ujarnya.

Peningkatan pengawasan di sejumlah titik pengeluaran ternak di Sulsel  dilakukan di Pelabuhan Parepare dan Pelabuhan Garongkong, yang menjadi jalur distribusi utama pengiriman sapi menuju Pulau Kalimantan.

Menurutnya, mobilitas ternak yang tinggi harus diimbangi dengan pengawasan ketat agar tidak menjadi jalur penyebaran penyakit hewan menular strategis, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan kulit berbenjol atau Lumpy Skin Disease (LSD).

Ia menegaskan tindakan Balai Karantina tidak hanya bertujuan melindungi kesehatan hewan, tetapi juga menjaga keamanan pangan asal hewan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat sebagai konsumen.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, kata dia, mulai dari administrasi hingga kondisi fisik hewan.

"Kami juga melakukan pengujian laboratorium untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya penyakit tertentu sehingga pengiriman ternak tetap aman dan sesuai ketentuan,” katanya.

Karantina Sulsel memastikan pengawasan akan terus ditingkatkan pada seluruh jalur pengeluaran hewan ternak, baik di pelabuhan maupun titik pemeriksaan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.