AS-Iran Nyaris Finalkan Kesepakatan Raksasa di Selat Hormuz
📅 Senin, 25 Mei 2026, 01:25 WIB | Oleh: AlfredISTANBUL - Pemerintah Amerika Serikat mengklaim telah mencapai kemajuan signifikan dalam penyusunan kerangka kesepakatan diplomasi dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan biaya transit.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan bahwa perundingan tidak langsung yang dimediasi oleh Pakistan tersebut tidak hanya berfokus pada pemulihan jalur pelayaran internasional di kawasan Teluk, tetapi juga dirancang untuk meredam ambisi senjata nuklir Teheran secara menyeluruh, Minggu (24/5).
"Kemajuan signifikan telah dicapai, meski belum final," kata Rubio kepada wartawan di New Delhi, merujuk pada perundingan tidak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi Pakistan.
Rubio menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran internasional dan bukan milik Iran.
Ia mengatakan AS bersama mitra di kawasan Teluk dalam 48 jam terakhir telah membuat kemajuan diplomatik terkait kerangka kesepakatan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rubio, jika berhasil, kesepakatan itu tidak hanya akan membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, tetapi juga mengatasi sejumlah isu utama terkait ambisi nuklir Iran di masa lalu.
Namun, ia menegaskan kesepakatan tersebut membutuhkan penerimaan penuh dan kepatuhan dari Iran serta perundingan lanjutan mengenai perincian teknis.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menghubungi sejumlah pemimpin Timur Tengah pada Sabtu malam untuk membahas negosiasi dengan Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump mengatakan kesepakatan tersebut sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.
"Tujuan akhirnya adalah Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata Rubio.
Ia menyebut program nuklir Iran merupakan persoalan teknis yang kemungkinan membutuhkan waktu untuk diselesaikan.
"Kami lebih memilih menyelesaikan isu ini melalui jalur diplomatik," ujar Rubio.
Ia menambahkan dunia mungkin segera mendapat kabar baik, setidaknya terkait Selat Hormuz.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!