Jelang Idul Adha, Pasar Ternak Gunungkidul Makin Ramai Pembeli
📅 Minggu, 24 Mei 2026, 20:40 WIB | Oleh: Tim PenulisYOGYAKARTA – Meningkatnya penjualan hewan ternak menjelang Idul Adha menunjukkan kuatnya perputaran ekonomi musiman yang melibatkan peternak, pedagang, hingga sektor transportasi dan pakan ternak.
Momentum ini menjadi periode penting bagi peternak untuk meningkatkan pendapatan karena permintaan sapi, kambing, dan domba biasanya melonjak signifikan dibanding hari biasa.
Di sisi lain, kenaikan permintaan juga memicu tantangan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan pasokan.
Distribusi hewan ternak antarwilayah perlu diawasi agar tidak memicu lonjakan harga berlebihan maupun risiko penyebaran penyakit hewan.
Karena itu, pengawasan kesehatan ternak, kelancaran logistik, dan kestabilan pasokan menjadi faktor penting agar momentum Idul Adha tidak hanya menguntungkan pelaku usaha, tetapi juga tetap menjaga daya beli masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Gunungkidul melalui Pengelola Pasar Hewan Siyonoharjo, Gunungkidul mencatat adanya peningkatan penjualan hewan ternak di dua pasar hewan yakni Pasar Siyonoharjo dan Pasar Ngawu Playen menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini.
Mantri Pasar Hewan Siyonoharjo, Gunungkidul Isnaning Suindarti, di Yogyakarta, Sabtu (24/5), mengatakan total penjualan hewan ternak di Pasar Hewan Siyono pada pasaran Wage satu bulan terakhir sebelum Hari Raya Idul Adha ini mencapai 7.626 hewan dengan rata-rata penjual yang masuk sekitar 500 pedagang.
"Ada kenaikan hampir 100 persen, kalau dibandingkan hari biasanya yang hanya berkisar 300-400 ekor kambing," kata Isnaning.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya Pasar Hewan Siyono termasuk pasar yang hanya buka pada saat pasaran Wage, bulan ini pasar tersebut buka selama lima kali sebelum Hari Raya Idul Adha, yakni pada tanggal 2, 7, 12, 17, dan 22 Mei.
"Total ada sekitar 3.799 sapi dan 3.827 kambing yang terjual selama lima kali pasaran," kata Isnaning.
Dalam lima kali pasaran itu, lanjut dia, penjualan tertinggi terjadi pada hari Selasa (12/5) dengan total hewan terjual sebanyak 1.639 ekor yang terbagi 780 ekor sapi dan 859 ekor kambing.
"Kalau hari terakhir kemarin Jumat (22/5) memang ramai, sampai terjadi kemacetan juga, cuma banyak mobil-mobil yang kosong," katanya.
Tidak hanya di Pasar Siyonoharjo, ia juga melihat ada kenaikan penjualan hewan ternak di Pasar Hewan Ngawu Playen, Gunungkidul yang buka pada pasaran Pon dengan kenaikan sebesar dua kali lipat.
"Di sana (Pasar Hewan Ngawu) Kalau hari-hari biasa itu hanya sekitar mencapai 100 sampai 200 ekor, tapi ini menjelang Idul Adha itu mencapai 300 sampai 400 ekor lebih," kata Isnaning.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!