Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Kesehatan Afrika: 10 Negara Berisiko Tersapu Wabah Ebola

9 Minggu, 24 Mei 2026, 16:07 WIB | Oleh:
Badan Kesehatan Afrika: 10 Negara Berisiko Tersapu Wabah Ebola Badan Kesehatan Afrika: 10 Negara Berisiko Tersapu Wabah Ebola Doc: ANTARA/Reuters/Gradel Muyisa Mumbere
Ket. Petugas Palang Merah bersiap menangani jenazah seorang korban yang meninggal akibat Ebola di Centre Medical Evangelique (CME), komune Hoho, Bunia, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo, Kamis (21/5).

KIGALI, RWANDA -- Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC), Sabtu (23/5), memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola menyusul lonjakan kasus di Republik Demokratik (DR) Kongo, sementara WHO menaikkan status kewaspadaan menjadi “sangat tinggi”.

Kepala Africa CDC Jean Kaseya mengatakan negara berisiko itu meliputi Rwanda, Kenya, Tanzania, Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Sudan Selatan, dan Zambia.

Kecuali Ethiopia, seluruh negara tersebut berbatasan langsung dengan DR Kongo atau Uganda yang sejauh ini melaporkan kasus Ebola.

Africa CDC dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengajukan permintaan pendanaan lebih dari 314 juta dolar AS untuk membiayai respons penanganan wabah Ebola.

Sebagian besar dana dialokasikan bagi DR Kongo dan Uganda untuk pengobatan, pengawasan, dan pencegahan wabah, sementara 10 negara berisiko tinggi lainnya akan berbagi dana sekitar 54 juta dolar AS.

Langkah penanganan itu meliputi pembentukan sistem manajemen insiden nasional, koordinasi lintas batas, percepatan riset vaksin strain Bundibugyo, pengiriman tim tambahan, dan penempatan stok darurat.

DR Kongo mengalami lonjakan kasus sejak wabah diumumkan pada 15 Mei di Provinsi Ituri.
Penyakit itu kemudian menyebar ke Provinsi Kivu Utara dan Kivu Selatan.

WHO melaporkan sekitar 750 kasus suspek dan 177 kematian suspek akibat Ebola. Sedikitnya 82 kasus dan tujuh kematian telah terkonfirmasi di DR Kongo.

Kementerian Kesehatan Uganda pada Sabtu melaporkan tiga kasus baru, sehingga total kasus terkonfirmasi dalam wabah saat ini menjadi lima.

Pemerintah Republik Demokratik Kongo menghentikan sejumlah aktivitas sosial di Ituri, pusat wabah, termasuk kegiatan olahraga untuk menekan penyebaran virus.

Gubernur militer Jenderal Johnny Luboya juga melarang kerumunan lebih dari 50 orang di zona kesehatan Bunia, Rwampara, Mungwalu, dan Nyakunde yang terdampak lonjakan kasus Ebola.

WHO menaikkan tingkat kewaspadaan menjadi “sangat tinggi”, sementara sejumlah negara tetangga memperketat langkah pencegahan, termasuk pembatasan perjalanan dari DR Kongo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

Tabrakan Dua Kereta di Mesir, Empat Orang Tewas dan 88 Luka-Luka

14 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Tabrakan Dua Kereta di Mesi...

Pemprov Manfaatkan Jekate Run untuk Mengungkit Ekonomi Lokal

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Manfaatkan Jekate R...
Olahraga
David Ferrer Gabung Tim Pel...
Olahraga
Tanpa Rybakina, Sabalenka d...
Daerah
Malam Ini Hujan Abu Vulkani...
Ekonomi
Validitas Data Pertumbuhan ...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.