Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jerman Ambil Langkah Cepat Siapkan Paket Reformasi Demi Selamatkan Ekonomi

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 23:43 WIB | Oleh:
Jerman Ambil Langkah Cepat Siapkan Paket Reformasi Demi Selamatkan Ekonomi Doc: AFP

MOSKOW - Kanselir Jerman Friedrich Merz mengumumkan paket reformasi besar, Kamis (11/6), untuk memulihkan perekonomian negara tersebut di tengah hilangnya lapangan pekerjaan dan meningkatnya beban biaya bagi dunia usaha.

"Tujuan kami adalah merampungkan dan mempresentasikan usulan reformasi besar dalam beberapa pekan dan beberapa bulan mendatang. Ini akan menjadi usulan bersama pemerintah federal," kata Merz saat menyampaikan pernyataan pemerintah di hadapan parlemen Jerman, Bundestag, menjelang pertemuan Dewan Eropa di Brussels.

Merz mengatakan lapangan pekerjaan di sektor industri Jerman terus berkurang, sementara sejumlah perusahaan terpaksa tutup karena tingginya biaya operasional dan beban birokrasi yang berat.

Dalam paparannya, Merz juga menolak penambahan utang baru di tingkat Uni Eropa. Utang yang berlebihan, menurutnya, dapat mengancam kedaulatan dan membatasi ruang gerak pemerintah.

"Beberapa negara Eropa, karena beban utang yang sangat besar, kini menghabiskan lebih banyak dana untuk membayar bunga utang dibandingkan untuk pertahanan. Kita tidak boleh membiarkan anggaran Eropa mencapai kondisi seperti itu," ucap Merz.

Meskipun memperingatkan risiko utang yang terus meningkat, Merz tetap mendukung bantuan keuangan Uni Eropa untuk Ukraina.

"Secara khusus, pinjaman Uni Eropa sebesar 90 miliar euro (sekitar Rp1,8 kuadriliun) untuk Ukraina telah disetujui,” katanya.

Pernyataan Merz itu memicu reaksi penolakan dari sejumlah anggota Bundestag , yang terdengar menyampaikan seruan dan gumaman tidak setuju dalam ruang sidang.

Sementara itu, media Politico pada Mei melaporkan Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan Uni Eropa mengenai risiko meningkatnya utang publik di negara-negara anggota yang dapat mengganggu perekonomian blok tersebut.

Menurut dokumen IMF, jika kebijakan saat ini dipertahankan, maka rata-rata utang negara-negara Eropa dapat mencapai 130 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2040, atau sekitar dua kali lipat dari tingkat saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Daerah
Hingga Agustus, Samsat Palu...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.