Jumat Sore Hingga Malam Jakarta Bakal Diguyur Hujan, NTB Juga Masih Turun Hujan
📅 Jumat, 22 Mei 2026, 06:27 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Warga yang beraktivitas di Jakarta diingatkan untuk membawa payung karena sore hingga nanti malam bakal turun hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Jumat sore hingga malam wilayah Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Informasi yang diunggah BMKG pada akun Instagram resmi dikutip di Jakarta, Jumat, menyebutkan bahwa wilayah yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Cuaca cerah berawan di Jakarta masih berlanjut hingga Jumat siang, dengan suhu udara mulai dari 30-33 derajat celcius.
Beranjak pada sore hari seluruh Jakarta akan diguyur hujan intensitas sedang, hingga lebat, kecuali Kabupaten Kepulauan Seribu berawan tebal.
Pada Jumat malam hujan masih bertahan di seluruh wilayah Jakarta, sedangkan untuk tengah malam rerata berawan tebal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam, sedangkan hujan sedang membawa 5-10 mm air per jam.
Pada hari yang sama untuk kecepatan angin di lima wilayah berkisar 3-6 kilometer per jam, dengan suhu udara berada pada kisaran terendah 25 dan tertinggi 33 derajat celcius.
NTB Masih Hujan
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berpotensi diguyur hujan meski fenomena El Nino mulai menguat menuju moderat pada akhir Mei 2026.
"Pada 21-31 Mei, terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 50 persen sampai 80 persen yang terjadi hampir di seluruh wilayah NTB," kata Prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG NTB Nindya Kirana di Mataram, Kamis.
Bahkan, peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian sebesar 10 hingga 40 persen diprediksi terjadi di sebagian wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, dan Bima.
BMKG mencatat Indian Ocean Dipole (IOD) saat ini berada pada kategori netral dengan indeks -0.099 dan diprediksi berada dalam kondisi positif mulai Juli 2026.
Sedangkan, ENSO atau El Nino Southern Oscillation saat ini berada dalam kategori lemah dengan indeks anomali suhu muka laut Nino 3.4 sebesar +0,97. Kondisi itu diperkirakan berkembang menjadi El Nino moderat pada periode Mei-Juni-Juli 2026.
Nindya menuturkan aliran massa udara di sebagian besar Indonesia saat ini didominasi angin timuran. Belokan dan pertemuan angin terlihat di wilayah sekitar garis ekuator.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!