Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI Kejar OPM yang Tewaskan Delapan Warga Sipil di Yahukimo

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 16:52 WIB | Oleh:
TNI Kejar OPM yang Tewaskan Delapan Warga Sipil di Yahukimo Doc: ANTARA/Ho-Pen Koops Habema
Ket. Pasukan Koops Habema dipersiapkan untuk memburu anggota OPM yang menewaskan delapan warga sipil di Yahukimo, Papua, Rabu (20/5).

JAKARTA -- Komando Operasi TNI Habema menyiapkan pasukan untuk mengejar kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menjadi terduga pelaku pembunuhan delapan orang warga sipil pekerja pendulang emas di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Delapan orang warga sipil itu dibunuh kelompok OPM karena dituduh sebagai mata-mata aparat.

"Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letnan Kolonel Inf M. Wirya Arthadiguna dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Wirya mengatakan peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu (20/5). Para pelaku merupakan anggota kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Mayor Dejang Heluka.

Setelah membunuh delapan orang warga sipil, kelompok OPM itu dikabarkan melarikan diri ke wilayah lain.

Koops Habema telah mempersiapkan pasukan berikut bantuan helikopter untuk memburu para pelaku pembunuhan itu.

Tidak hanya mencari para pelaku, Koops Habema juga berupaya mengevakuasi jenazah warga sipil korban tindakan sadis kelompok OPM.

"Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” kata Wirya.

Wirya juga memastikan pihaknya akan meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah Yahukimo untuk memastikan keamanan warga setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.