Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SKK Migas Catat Rata-rata Produksi Sumur Rakyat 400 Barel Per Hari

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 10:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
SKK Migas Catat Rata-rata Produksi Sumur Rakyat 400 Barel Per Hari Doc: ANTARA
Ket. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, memberi keterangan ketika ditemui di sela-sela IPA Convex, Tangerang, Banten, Rabu (20/5/2026).

TANGERANG – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat rata-rata produksi dari sumur rakyat yang telah diberi izin sekitar 400 barrel per hari.

“Kalau seluruhnya, rata-ratanya sekarang sudah hampir 400 barel,” ucap Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, ketika ditemui di sela-sela IPA Convex, Tangerang, Banten, Rabu (20/5) malam.

Djoko menjelaskan bahwa masing-masing daerah memiliki jumlah produksi yang berbeda-beda. Ia mencatat peringkat tertinggi berasal dari sumur rakyat di Jambi, dengan produksi puncak mencapai sekitar 2.700 barel minyak.

“Beda-beda (produksinya) per hari. Minimal itu sekitar … setiap pengiriman itu sekitar 200 barel. Rata-rata (Jambi), ya,” ucap Djoko.

Dalam kesempatan tersebut, Djoko menegaskan bahwa rata-rata produksi sumur rakyat akan meningkat, sebab saat ini masih berlangsung uji coba di sejumlah sumur rakyat, seperti pemeriksaan kadar air.

“(Produksinya) akan terus meningkat. Kan uji coba dulu, dites dulu kadar airnya gimana. Gitu,” kata Djoko.

Capaian tersebut merupakan realisasi dari Peraturan Menteri ESDM No. 14 Tahun 2025 yang mengatur kerja sama pengelolaan bagian wilayah kerja untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas), khususnya melalui reaktivasi sumur tua dan pengolahan sumur masyarakat secara legal.

Hasil minyak dari sumur rakyat akan dibeli oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), seperti Pertamina dan MedcoEnergi, dengan harga 80 persen dari harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Djoko mengungkapkan bahwa produksi sumur rakyat yang diserap oleh MedcoEnergi dibatasi di level 500 barel per hari.

“Medco tuh kan ada. Itu saat ini dibatasi, baru 500 barel per hari. Karena fasilitasnya sedang disiapkan,” kata Djoko.

Ketika memberi sambutan dalam IPA Convex, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan Peraturan Menteri ESDM No 14 Tahun 2025 bertujuan untuk menghadirkan pemerataan di sektor hulu migas.

Pemerintah tidak hanya memikirkan perusahaan besar, kata Bahlil. Pemerintah meminta kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang telah ditunjuk oleh pemerintah untuk menerima hasil minyak yang diproduksi oleh kelompok koperasi maupun UMKM yang mengelola sumur rakyat.

“Masyarakat juga sekarang sudah bisa mengambil hasil bumi, minyak, dengan baik. Tolong, yang sudah dikasih tunjuk itu tolong diambil minyaknya. Cepat,” ujar Bahlil.

Ia juga meminta kepada Pertamina untuk mempercepat penyerapan produksi minyak dari sumur rakyat. Bahlil ingin Pertamina segera berkontribusi terhadap program pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.