Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rupiah Hari Ini Melemah, Terseret Sinyal Hawkish dari Notulen The Fed

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Melemah, Terseret Sinyal Hawkish dari Notulen The Fed Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo, Melawai, Jakarta.

JAKARTA – Pelemahan rupiah dipengaruhi meningkatnya sentimen negatif global setelah risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan sikap bank sentral AS yang masih berhati-hati terhadap penurunan suku bunga.

Pasar menangkap sinyal bahwa suku bunga tinggi di AS berpotensi bertahan lebih lama, sehingga mendorong aliran modal kembali masuk ke aset dolar yang dianggap lebih aman dan memberikan imbal hasil tinggi.

Kondisi tersebut menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, karena investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko.

Selain faktor eksternal, tekanan terhadap rupiah juga diperkuat oleh tingginya sensitivitas pasar domestik terhadap perubahan arah kebijakan moneter global, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Kamis (21/5), melemah 13 poin atau 0,08 persen jadi Rp17.667 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.654 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan ini seiring rilis risalah Federal Open Market Committee (FOMC) bulan April 2026 menunjukkan mayoritas pejabat Federal Reserve (The Fed) memperingatkan potensi menaikkan suku bunga.

Sebelumnya, pada rapat April, FOMC memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan dana federal tetap stabil dalam kisaran 3,5-3,75 persen.

“Mayoritas pejabat Federal Reserve (Fed) memperingatkan bahwa bank sentral kemungkinan perlu mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga jika inflasi terus berada di atas target 2 persen mereka,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Risalah tersebut menyoroti kekhawatiran yang semakin dalam di antara para pejabat Fed tentang tekanan inflasi yang disebabkan oleh perang AS terhadap Iran.

Presiden AS Donald Trump menyatakan perang Iran berada di tahap akhir, tetapi juga memperingatkan bahwa ketidakmampuan untuk mencapai kesepakatan akan memicu lebih banyak aksi militer AS terhadap Iran, sehingga membatasi optimisme pasar secara luas.

Selat Hormuz sebagian besar tetap tertutup, lanjut Ibrahim, sehingga harga minyak relatif tetap tinggi meskipun terjadi penurunan tajam awal pekan ini.

Iran sendiri memperingatkan apabila AS melakukan serangan lebih lanjut dan mengumumkan langkah-langkah untuk memperkuat kendalinya atas jalur air penting Selat Hormuz, yang sebelum perang mengangkut pengiriman minyak dan gas alam cair setara dengan sekitar 20 persen konsumsi global, tetapi sebagian besar telah ditutup.

“Pada hari Rabu (20/5), Iran mengumumkan ‘Otoritas Selat Teluk Persia’ yang baru, dengan mengatakan akan ada ‘zona maritim terkontrol’ di Selat Hormuz,” ungkap dia.

Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini bergerak menguat ke level Rp17.673 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.685 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

SMAN 3 Kota Sorong Terima Pendaftar SPMB Capai 636 Orang

43 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
SMAN 3 Kota Sorong Terima P...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.