Trump Keluarkan Peringatan Keras pada Iran untuk Terima Kesepakatan Damai
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiWASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran di tengah konflik berkepanjangan yang terus mengguncang kawasan Timur Tengah.
Dilansir dari Channel NewsAsia, melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu (17/5), Trump meminta Iran segera bergerak menuju kesepakatan damai atau menghadapi konsekuensi yang lebih besar.
“Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bertindak, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. Waktu sangat penting!” tulis Trump.
Konflik antara Washington dan Teheran terus memanas sejak AS dan Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Hingga kini, upaya negosiasi untuk mengakhiri perang masih menemui jalan buntu.
Perang tersebut turut memicu gangguan di Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen ekspor minyak dunia saat kondisi normal. Situasi itu juga menyeret Lebanon dan Israel ke dalam konflik lanjutan yang semakin mematikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Iran, yang dikenal sebagai pendukung utama kelompok Hizbullah di Lebanon, disebut menuntut gencatan senjata permanen di Lebanon sebelum menyetujui kesepakatan damai yang lebih luas dengan AS.
Seorang pejabat militer Israel mengatakan Hizbullah menembakkan sekitar 200 proyektil ke wilayah Israel sepanjang akhir pekan, meski Israel dan Lebanon telah sepakat memperpanjang gencatan senjata.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan serangan terbaru Israel di wilayah selatan Lebanon pada Minggu menewaskan lima orang, termasuk dua anak-anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut otoritas Lebanon, lebih dari 2.900 orang tewas sejak perang dimulai, termasuk sekitar 400 korban setelah gencatan senjata diberlakukan pada 17 April.
Washington dan Teheran sebenarnya sempat menyepakati gencatan senjata pada 8 April, namun perundingan damai kembali tersendat dan serangan sporadis masih terus terjadi.
Media Iran pada Minggu menyebut Amerika Serikat belum menawarkan konsesi konkret dalam respons terbaru terkait proposal negosiasi yang diajukan Teheran.
Pembatasan Nuklir
Kantor berita Fars melaporkan Washington mengajukan lima tuntutan utama, termasuk pembatasan operasional fasilitas nuklir Iran hanya pada satu lokasi serta pemindahan stok uranium dengan pengayaan tinggi ke AS.
AS juga disebut menolak mencairkan sebagian besar aset Iran yang dibekukan di luar negeri maupun memberikan kompensasi atas kerusakan akibat perang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!