Trump Keluarkan Peringatan Keras pada Iran untuk Terima Kesepakatan Damai
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Amerika Serikat, tanpa menawarkan konsesi nyata, ingin mendapatkan konsesi yang gagal diperoleh selama perang,” tulis kantor berita Mehr.
Ketegangan regional juga meluas ke kawasan Teluk. Serangan pesawat nirawak dilaporkan memicu kebakaran di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir di Abu Dhabi, meski otoritas setempat memastikan tidak ada korban maupun dampak radiasi.
Kelompok bersenjata pro-Iran di Irak serta pemberontak Houthi di Yaman disebut memiliki kemampuan drone tempur yang meningkatkan kekhawatiran eskalasi konflik kawasan.
Di tengah situasi tersebut, Pakistan berupaya mengambil peran sebagai mediator perdamaian. Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi bertemu dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf di Teheran pada Minggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Usai pertemuan, Ghalibaf menilai perang antara AS, Israel, dan Iran telah mengguncang stabilitas seluruh kawasan Timur Tengah.
“Beberapa pemerintah di kawasan ini percaya bahwa kehadiran Amerika Serikat akan membawa keamanan bagi mereka, tetapi peristiwa baru-baru ini menunjukkan bahwa kehadiran ini tidak hanya tidak mampu memberikan keamanan, tetapi juga menciptakan lahan bagi ketidakamanan,” ujarnya.
Trump juga diketahui membahas isu Iran dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral pekan lalu. Namun, belum terlihat adanya kemajuan signifikan dalam upaya penyelesaian konflik tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!