Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Ini Hujan Lebat dan Petir Bakal Melanda Sebagian Besar Kota

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 05:57 WIB | Oleh:
Hari Ini Hujan Lebat dan Petir Bakal Melanda Sebagian Besar Kota Doc: ist
Ket. hujan lebat

JAKARTA - Warga diminta mencermati potensi hujan lebat dan petir pada hari ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan disertai petir melanda sejumlah kota besar di Indonesia pada hari Selasa.

Berdasarkan unggahan di akun Instagram BMKG (@infobmkg), potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di wilayah Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, Banjarmasin, Tanjung Selor, Manado, dan Nabire.

BMKG juga memprediksihujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Samarinda. Sementara itu, sejumlah kota besar lainnya diramalkan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan, yakni Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Pangkal Pinang, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Hujan ringan juga akan membasahi wilayah Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, Merauke, Denpasar, Mataram, dan Kupang.

Untuk kondisi cuaca lainnya, BMKG memprediksi adanya potensi asap kabut di Jambi dan udara kabur di Bengkulu. Adapun cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Pontianak dan Semarang.

Cuaca Ekstrem di Sulut

Sementara itu,  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kabupaten dan kota di Sulawesi Utara masih berpotensi cuaca ekstrem hingga Minggu (24/5).

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Karina Husna di Manado, Senin.

Dia menjelaskan prediksi spasial Madden Julian Oscillation (MJO) akan berpengaruh dan berkontribusi terhadap peningkatan proses pembentukan awan hujan di wilayah Sulawesi Utara.

Nilai anomali SST pada rentang -2 hingga 2,5 derajat Celsius di perairan sekitar Sulawesi Utara mempengaruhi penambahan massa uap air pada proses pertumbuhan awan konvektif.

Belokan angin dan konvergensi di sekitar wilayah Sulawesi Utara yang menyebabkan penumpukan massa uap air dan mendukung pertumbuhan awan hujan, serta labilitas lokal yang kuat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan disertai kilat/petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.

Dia menjelaskan hari ini potensi cuaca ekstrem di Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Pada Selasa (19/5) cuaca ekstrem dapat terjadi di Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pada Rabu (20/5), cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, pada Kamis (21/5), diprediksi terjadi di Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.