Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cara Terbaik Makan Ubi Jalar agar Vitamin A Terserap Maksimal, Jangan Salah Mengolah

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cara Terbaik Makan Ubi Jalar agar Vitamin A Terserap Maksimal, Jangan Salah Mengolah Doc: Antara
Ket. Arsip foto - Ubi jalar asal Jawa Barat

Jakarta - Ubi jalar atau ketela rambat dikenal sebagai salah satu sumber beta-karoten alami yang sangat baik bagi tubuh. Pigmen berwarna oranye cerah pada ubi jalar ini akan diubah tubuh menjadi vitamin A yang penting untuk menjaga kesehatan mata, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta merawat kesehatan kulit.

Mengutip Eatingwell.com edisi Minggu (17/5), satu buah ubi jalar ukuran sedang bahkan mampu memenuhi kebutuhan harian vitamin A seseorang. Namun, manfaat tersebut bisa lebih optimal tergantung cara memasak dan mengonsumsinya.

Para ahli gizi menyarankan metode merebus atau mengukus dibandingkan memanggang maupun menggoreng. Selain itu, ubi jalar dianjurkan dikonsumsi bersama sedikit lemak sehat agar penyerapan vitamin A menjadi lebih maksimal.

Beta-karoten sendiri merupakan nutrisi yang larut dalam lemak, sehingga tubuh membutuhkan bantuan lemak sehat untuk menyerapnya secara optimal.

Ahli gizi Dawn Jackson Blatner mengatakan proses memasak membantu tubuh menyerap beta-karoten lebih baik dibandingkan mengonsumsi ubi jalar mentah.

“Penelitian menunjukkan bahwa mengukus dan merebus mempertahankan lebih banyak beta-karoten dalam ubi jalar daripada memanggang, dengan mengukus memiliki sedikit keuntungan daripada merebus,” ujarnya.

Penelitian menunjukkan metode merebus dan mengukus mampu mempertahankan lebih dari 80 persen kandungan beta-karoten asli dalam ubi jalar.

Selain itu, metode mengukus juga dinilai lebih efektif menjaga vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B6 karena ubi tidak langsung terendam air selama proses memasak.

Blatner juga menyarankan agar air rebusan ubi tidak dibuang, melainkan dimanfaatkan kembali untuk sup atau semur agar vitamin yang larut tetap bisa dikonsumsi.

Pendapat serupa disampaikan ahli gizi Abbie Gellman yang menilai penggunaan air rebusan dapat membantu mempertahankan vitamin yang keluar selama proses memasak.

Tak hanya itu, penelitian juga menemukan bahwa kulit ubi jalar mengandung antioksidan lebih tinggi dibandingkan bagian dagingnya. Karena itu, ubi jalar dianjurkan dimasak bersama kulitnya setelah dicuci bersih.

Menurut Gellman, ubi jalar termasuk makanan yang sebaiknya dikonsumsi tanpa dikupas untuk mendapatkan manfaat gizi lebih maksimal.

Selain cara memasak, penambahan lemak sehat juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan penyerapan beta-karoten. Penelitian menunjukkan konsumsi makanan kaya beta-karoten bersama sekitar 3 hingga 5 gram lemak sehat atau setara satu sendok teh minyak zaitun dapat membantu penyerapan nutrisi lebih optimal.

Ahli gizi Katie Morford menyarankan menambahkan alpukat, yogurt full-fat, kacang-kacangan, biji-bijian, maupun minyak zaitun saat menyantap ubi jalar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.