Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Serang Naikkan Insentif Guru Madrasah dan Guru Ngaji 50 Persen.

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 21:25 WIB | Oleh:
Pemkab Serang Naikkan Insentif Guru Madrasah dan Guru Ngaji 50 Persen. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Minggu (17/5).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, menaikkan insentif sebesar 50 persen setiap bulan bagi guru madrasah dan guru ngaji sebagai wujud komitmen meningkatkan kesejahteraan para pejuang pendidikan di daerah itu.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Minggu, mengatakan peran guru madrasah sangat strategis dalam kerangka pembangunan daerah, khususnya dalam upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan penjaga kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Bahkan di tengah perkembangan zaman dan dinamika industri yang pesat di daerah kita, guru madrasah hadir sebagai benteng moral sekaligus pilar intelektual," katanya.

Bupati yang akrab disapa Zakiyah itu menjelaskan, kenaikan insentif ini dialokasikan untuk 7.355 guru madrasah dan 8.686 guru ngaji.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, rincian kenaikan insentif untuk Guru Keagamaan Nonformal yakni Guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) 6.190 orang menerima Rp300.000 per bulan naik dari Rp200.000.

Serta guru ngaji 8.686 orang menerima Rp150.000 per bulan naik dari Rp100.000, Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) 1.165 orang menerima Rp150.000 per bulan naik dari Rp100.000.

Selain itu, Pemkab Serang juga memberikan insentif kepada 4.404 Guru Keagamaan Formal Non-ASN yang masing-masing menerima Rp100.000 per bulan. Penerima tersebut mencakup 741 guru Raudhatul Athfal (RA), 1.178 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan 2.206 guru Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Meski peningkatan tersebut diakuinya belum sebanding dengan pengabdian para guru, Bupati berharap langkah ini dapat sedikit meringankan beban dan memacu semangat mengajar. Ia juga berharap kapasitas fiskal daerah ke depan semakin kuat sehingga kesejahteraan pendidik dapat dimaksimalkan.

"Jadikan lah madrasah sebagai pusat perubahan yang mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan daya saing yang tinggi," tegasnya.

Merespons hal tersebut, Ketua DPD PGMI Raya Kabupaten Serang, Dadang, menyatakan kesiapan nya untuk berinovasi dan mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa-siswi madrasah.

"Kita upayakan tempat pendidikan menjadi tempat yang aman dan nyaman. Maka kita evaluasi terus agar menjadikan sekolah ramah anak, sehingga tujuan dan cita-cita pemerintah pusat bisa tercapai," ujar Dadang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

18 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.