Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah Hibahkan Lahan 43 Hektare untuk Bangun Mapolda

📅 Sabtu, 16 Mei 2026, 11:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Provinsi Papua Tengah Hibahkan Lahan 43 Hektare untuk Bangun Mapolda Doc: ANTARA
Ket. Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini memeriksa pasukan Satgas Amole 2026 untuk pengamanan area obyek vital nasional PT Freeport Indonesia di Timika, Rabu (13/5/2026).

TIMIKA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menghibahkan lahan seluas 43 hektare di Kaladiri, Kabupaten Nabire untuk membangun Markas Polda Papua Tengah.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini dihubungi dari Timika, Sabtu (16/5), mengatakan jajarannya tengah mengurus proses balik nama sertifikat lahan tersebut dari pemilik sebelumnya.

Setelah proses balik nama sertifikat lahan itu rampung maka akan diusulkan kepada Mabes Polri untuk dapat mengalokasikan anggaran pembangunan Mapolda Papua Tengah.

"Itu jadi dasar kita untuk mengajukan usulan ke Mabes Polri. Soal kapan dibangun, kami belum tahu," kata Jeremias.

Adapun lahan seluas 34 hektare yang akan dibangun Mapolda Papua Tengah itu berdekatan jaraknya dengan Bandara Douw Aturure Nabire.

Kapolda juga meminta dukungan dari Komisi III DPR RI untuk dapat mendorong percepatan pembangunan Mapolda Papua Tengah.

"Untuk desain gambar pembangunan Mako Polda Papua Tengah juga telah kami siapkan, sebagai bagian dari kesiapan perencanaan pembangunan,” sambungnya.

Kapolda berharap proses pembangunan Mapolda Papua Tengah bisa direalisasikan secepatnya mengingat beban tugas dan penambahan personel sangat dibutuhkan untuk memperkuat pelayanan kamtibmas di wilayah Papua Tengah.

"Papua Tengah itu ada delapan kabupaten, di mana enam di antaranya merupakan wilayah konflik. Ini tentu membutuhkan perhatian pemerintah pusat bagaimana membangun kepolisian daerah yang kuat, baik dari sisi sumber daya manusia, dukungan logistik dan lain lain," kata mantan Irwasda Polda Papua itu.

Selain rawan konflik sosial dan gangguan keamanan, Kapolda menyebut wilayah Papua Tengah juga terkenal dengan aktivitas demonstrasi yang cukup tinggi sehingga memerlukan penguatan personel.

"Papua Tengah memiliki dinamika kamtibmas yang cukup kompleks. Oleh karena itu diperlukan pengimbangan dengan penambahan personel Polri melalui rekrutmen sebanyak-banyaknya," kata Rontini.

Selain pembangunan Mapolda Papua Tengah, Kapolda juga berharap dukungan dari Pemkab Intan Jaya untuk merealisasikan pembangunan Markas Polres Intan Jaya di Sugapa.

Selama delapan tahun beroperasi, katanya, Polres Intan Jaya hingga kini masih menggunakan bangunan Polsek Sugapa dan beberapa fasilitas bangunan milik Pemkab setempat.

"Kami mendorong Pemda Intan Jaya untuk membantu kami. Kolaborasi ini sangat penting karena tujuan dari semuanya itu untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Risky Irmansyah
Risky Irmansyah
16 May 2026, 15:11 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

44 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.