Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Melemah, Ancaman Inflasi Mulai Membayangi

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 06:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Di sisi lain, kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat (AS) membuat BI harus men­jaga daya tarik instrumen do­mestik agar arus modal asing tidak keluar lebih besar. Situasi tersebut menyebabkan ruang kebijakan moneter menjadi le­bih terbatas karena BI dituntut menjaga stabilitas rupiah seka­ligus menopang pertumbuhan ekonomi.

Badiul mengakui kenaikan BI Rate mungkin efektif mena­han depresiasi rupiah.

Permata Institute for Eco­nomic Research (PIER), lem­baga riset ekonomi di bawah Permata Bank, memproyeksi­kan BI berpeluang menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate ke level 5 persen pada semester I 2026. “Kita telah melakukan revisi bahwa di tahun 2026 ini kemungkinan ruang kenaikan BI Rate itu ada. Jadi kita proyek­si kemungkinan akan ada ke­naikan 25 persen (basis) poin di semester pertama,” kata Head of Macroeconomics and Market Research Permata Bank Faisal Rachman dalam acara PIER Economic Review Kuartal I 2026 yang digelar secara virtual di Ja­karta, Selasa (12/5). 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.