Modernisasi Alat Pertanian Jadi Fokus Bangkalan Dongkrak Produksi
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim PenulisSelain ikut menanam padi bersama petani, Bupati juga mengajak masyarakat tani untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Bangkalan.
Ia juga menekankan pentingnya membangun industri pertanian dari hulu hingga hilir agar hasil pertanian Bangkalan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi daerah.
"Ke depan hasil panen berupa padi harus bisa terserap untuk kebutuhan lokal, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di Bangkalan," katanya.
Bupati juga menyoroti kondisi selama ini di mana hasil panen padi dari Bangkalan banyak dijual ke luar daerah, kemudian setelah diolah menjadi beras kembali dipasarkan di Bangkalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi peluang strategis untuk membangun sistem hilirisasi pertanian yang kuat di daerah.
"Jadi kita harus bisa memanfaatkan peluang ini untuk membangun pertanian hingga sisi hilirnya," kata bupati.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pertanian, hingga Mei 2026 luas areal panen di Kabupaten Bangkalan telah mencapai 3.468 hektare dengan tingkat produktivitas rata-rata sebesar 5,5 ton per hektare.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pada musim tanam tahun ini Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga menargetkan tambahan penanaman padi di lahan seluas 6.000 hektare sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Bangkalan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!