Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

51 Balai Karantina Kesehatan Disiagakan Antisipasi Hantavirus

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 03:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
51 Balai Karantina Kesehatan Disiagakan Antisipasi Hantavirus Doc: Antara
Ket. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni ditemui usai konferensi pers bersama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta pada Rabu (13/5/2026).

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiagakan 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi penularan virus hanta atau hantavirus di Indonesia.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengemukakan, fungsi utama 51 lembaga tersebut yakni mencegah dan menangkal ancaman penyakit menular dari luar negeri.

“Ketika terjadi peningkatan kasus penyakit yang berpotensi menjadi wabah di negara lain, kantor kekarantinaan bertugas melakukan pengamatan dan perlindungan agar penyakit tersebut tidak masuk ke Indonesia,” katanya di Jakarta, kemarin. 

Ia menegaskan, sistem tersebut digunakan untuk mengantisipasi penyebaran virus yang berasal dari luar negeri, termasuk memantau pergerakan penumpang dari negara tertentu yang dianggap berisiko. 

Andi menambahkan, pemerintah terus mengawasi penumpang pesawat maupun kapal laut yang masuk ke Indonesia dengan lebih ketat, khususnya dari negara-negara yang telah diidentifikasi memiliki risiko tertentu.

Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner dan pemantauan gejala kesehatan. “Contohnya untuk negara-negara tertentu yang sudah diidentifikasi, kita lakukan cek suhu tubuh melalui dengan thermal scanner. Kemudian jika ada gejala, kita mengisi, kan? Orang-orang yang masuk ke Indonesia ada All Indonesia, kalau dulu pakai kertas, sekarang itu sudah pakai barcode digital,” paparnya. 

Andi menegaskan, data yang dimasukkan menjadi bagian dari proses perlindungan kesehatan di pintu masuk Indonesia, karena jika ditemukan gejala yang mencurigakan, penumpang dapat segera dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk pemerintah. 

Ia juga menjelaskan, hantavirus pada kapal pesiar MV Hondius merupakan tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang berbeda dengan kasus hantavirus di Indonesia. “HPS banyak ditemukan di Amerika Selatan dan belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. Sementara itu, kasus hantavirus di Indonesia merupakan tipe Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang telah ditemukan sejak 1991 dengan strain Seoul virus,”katanya di Jakarta, Senin.

Perhatian Khusus

Kemenkes juga memberi perhatian khusus bagi warga yang masuk ke Indonesia dari Amerika Selatan untuk mengantisipasi penularan hantavirus.

“Perhatian khusus diberikan kepada penumpang yang berasal dari negara-negara di Amerika Selatan, seperti Argentina dan negara lain di kawasan tersebut. Kalau di All Indonesia kan sudah terekam itu, disampaikan bahwa sebelumnya berasal dari negara mana, jadi walaupun misalnya di Singapura atau di negara mana, sistem perekaman dari All Indonesia itu bisa dibaca,” kata Andi.

Di Indonesia, varian yang ditemukan yakni HFRS, yang berasal dari strain Seoul, dan belum pernah ditemukan penularan dari tikus ke manusia seperti strain Andes yang ditemukan di kapal MV Hondius.

Meski demikian, Kemenkes terus mengawasi kasus kontak erat Warga Negara Asing (WNA) laki-laki berinisial KE (60) yang berdomisili di Jakarta Pusat dan berkontak erat dengan korban di kapal pesiar MV Hondius. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena hasil pemeriksaan laboratorium WNA tersebut dinyatakan negatif hantavirus. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kementerian UMKM Ungkap Banyak UMKM Belum Berizin

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kementerian UMKM Ungkap Ban...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.