Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teror Pembakaran di Pisangan Baru, Matraman Jakarta Timur, Resahkan Warga

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 08:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teror Pembakaran di Pisangan Baru, Matraman Jakarta Timur, Resahkan Warga Doc: ANTARA
Ket. Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan teror pembakaran di wilayah Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026) dini hari.

JAKARTA – Aksi teror pembakaran di wilayah Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), meresahkan warga pada Minggu (10/5) dini hari. Ketua RW 05 Kelurahan Pisangan Baru Ramdani mengatakan pembakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB. Warga mulai curiga setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) dari beberapa titik memperlihatkan sosok pria yang sama berkeliaran dan menyulut api di area permukiman.

"Jam 03.00 sampai jam 04.00 dini hari kejadiannya. Setelah terlihat dari CCTV, dari sisi kanan kiri menjurus titiknya ke sini. Ternyata, orang tuanya juga mengakui setelah melihat CCTV, 'Oh iya itu anak saya'," kata Ramdani di Jakarta, Selasa (12/5).

Menurut dia, setelah keberadaan terduga pelaku diketahui warga, massa dari beberapa wilayah langsung mendatangi lokasi rumah pelaku. Warga yang datang itu berasal dari RW 03, RW 04, RW 05 serta RW 06. Mereka merasa resah dengan serangkaian aksi pembakaran tersebut.

"Warga itu dari tiga RW kemungkinan, RW 4, RW 5, RW 6, bahkan mungkin RW 3 juga ada. Setelah diketahui terduga ini ada di daerah sini, orang dari mana-mana nujunya ke sini," ujar Ramdani.

Meskipun situasi sempat memanas, Ramdani memastikan warga masih bisa menahan diri sehingga tidak terjadi aksi main hakim sendiri. Terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Alhamdulillah, bisa diredam dan pelaku bisa diamankan. Tidak ada pukulan dan sebagainya, bisa aman, karena di sini sudah banyak orang, dikhawatirkan anak ini tidak terjamin keamanannya, akhirnya dibawa ke Polsek," jelas Ramdani.

Dia pun menyebutkan terduga pelaku itu merupakan seorang remaja yang baru lulus kuliah dan dikenal tertutup di lingkungan tempat tinggalnya. Pria yang akrab dipanggil A (24) itu disebut jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

"Remaja, baru lulus kuliah. Umurnya sekitar 24 tahunan. Orangnya tertutup, jarang keluar, tidak berbaur dengan remaja lainnya," ucap Ramdani.

Dia memaparkan jika A tinggal bersama ibu dan adiknya. Sementara sang ayah disebut sudah sekitar dua tahun tidak diketahui keberadaannya. Warga juga menduga terduga pelaku memiliki gangguan psikologis atau depresi. Dugaan itu muncul dari cara pelaku melakukan aksinya yang dinilai tidak biasa.

"Kita ada anggapan ke situ. Soalnya, setelah dia eksekusi, api sudah nyala, dia balik lagi, dicek. Kalau niatnya mau bakar sekaligus kan biasanya langsung kabur, tapi ini dicek lagi, 'Oh sudah nyala belum?' begitu," ujar Ramdani.

Selain itu, sasaran pembakarannya juga disebut bukan rumah secara langsung, melainkan barang-barang yang mudah terbakar di sekitar permukiman, seperti sampah, terpal, dan pakaian yang tergantung dekat bangunan warga.

Sebelumnya, pembakaran tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @beritamatraman. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria berjalan di kawasan Pisangan Baru sebelum menyulut api di sebuah warung, lalu melarikan diri.

Api tersebut dapat dipadamkan warga sebelum membesar dan merembet ke bangunan lain. Namun, rekaman CCTV di lokasi berbeda juga memperlihatkan dugaan aksi serupa sehingga memicu keresahan di tengah masyarakat.

"Teror pembakaran yang diduga dilakukan seorang pria ternyata bukan hanya satu tempat. Kejadian membuat warga di Pisangan Baru resah," demikian narasi dalam unggahan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.