Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Bergerak untuk Lepaskan Lebih Banyak Cadangan Minyak

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 13:44 WIB | Oleh:
AS Bergerak untuk Lepaskan Lebih Banyak Cadangan Minyak Doc: Istimewa
Ket. Cadangan Minyak Strategis Bryan Mound di Freeport, Texas. Departemen Energi AS berupaya mentransfer 53,3 juta barel di tengah kenaikan harga minyak.

WASHINGTON DC - Amerika Serikat telah mengumumkan pelepasan terbaru dari cadangan minyak daruratnya bekerja sama dengan Badan Energi Internasional (IEA).

Dari Al Jazeera, Departemen Energi AS mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah mulai mentransfer 53,3 juta barel dari cadangan minyak strategis setelah memberikan kontrak kepada sembilan perusahaan di bawah program pertukaran daruratnya.

Trafigura Trading LLC, sebuah perusahaan perdagangan komoditas yang berbasis di Texas, mendapatkan jatah terbesar yaitu hampir 13 juta barel, sementara Marathon Petroleum Corporation dan ExxonMobil masing-masing akan menerima 12,4 juta barel dan 11,4 juta barel.

Menurut Departemen Energi, Macquarie Commodities Trading US, Atlantic Trading & Marketing, BP Products North America, Energy Transfer Crude Marketing, Mercuria Energy America, dan Phillips 66 masing-masing akan menerima antara 1,05 juta dan 6,55 juta barel.

Berdasarkan skema pertukaran departemen tersebut, perusahaan yang berpartisipasi diharuskan untuk mengisi kembali stok dengan barel baru di kemudian hari.

“Tindakan-tindakan ini terus mendorong pengiriman minyak dengan cepat ke pasar, memenuhi kebutuhan pasokan jangka pendek, dan memastikan bahwa Cadangan Minyak Strategis tetap kuat melalui kembalinya barel premium,” kata Kyle Haustveit, kepala Kantor Hidrokarbon dan Energi Panas Bumi departemen tersebut, dalam sebuah pernyataan.

Transfer ini dilakukan setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada bulan Maret menyetujui pelepasan 172 juta barel minyak mentah sebagai bagian dari koordinasi IEA atas pelepasan stok global terbesar dalam sejarah.

Harga minyak telah melonjak sejak AS dan Israel melancarkan perang mereka terhadap Iran pada akhir Februari, dengan blokade balasan Teheran terhadap Selat Hormuz melumpuhkan salah satu jalur perdagangan terpenting di dunia.

Lalu lintas maritim di selat tersebut terhenti total di tengah ancaman Iran terhadap pelayaran komersial, mengganggu sekitar seperlima perdagangan minyak global.

Harga minyak terus naik tipis pada hari Senin setelah Trump menolak proposal perdamaian terbaru Iran dan memperingatkan bahwa gencatan senjata antara kedua pihak "sedang dalam kondisi kritis", yang meredam harapan akan penyelesaian konflik yang cepat.

Menghadapi meningkatnya ketidakpuasan publik atas kenaikan harga bahan bakar, Trump pada hari Senin juga berjanji untuk menghapuskan pajak federal sebesar 18,4 sen per galon untuk bensin, meskipun perpajakan adalah wewenang Kongres AS.

Harga minyak mentah Brent berjangka, patokan internasional, naik sekitar 1 persen di Asia pada Selasa pagi, melampaui 105 dolar AS per barel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Inspirasi dari IFBEX 2026, Membuka Mata Pengusaha

41 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
Inspirasi dari IFBEX 2026, ...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp47.500/...
Olahraga
Aldila Sutjiadi Melaju ke P...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.