Ant International Kembangkan AI untuk UKM dan Pasar Berkembang
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 18:55 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA, 12 Mei 2026 — Ant International merilis Sustainability Report 2025 yang menempatkan kecerdasan buatan (AI) dan penguatan kepercayaan publik sebagai fokus utama di tengah ekspansi layanan pembayaran digital dan embedded finance secara global.
Laporan keberlanjutan tersebut menjadi edisi kedua sejak perusahaan beroperasi secara independen. Dalam laporan itu, Ant International melanjutkan penerapan kerangka keberlanjutan 6Ts yang mencakup Travel, Trade, Thrive, Tech, Talent, dan Trust.
Perusahaan menyebutkan bahwa saat ini mereka telah menghubungkan 2 miliar akun pengguna dengan lebih dari 150 juta merchant melalui layanan pembayaran global seperti Alipay+ dan Antom. Selain itu, layanan global account dan embedded finance milik perusahaan kini mendukung 1,6 juta UKM serta membantu lebih dari 30 juta pelaku usaha dan masyarakat underserved memperoleh akses kredit.
Chairman Ant Group dan Ant International, Eric Jing, mengatakan perusahaan mulai mengintegrasikan metrik keberlanjutan ke dalam evaluasi kinerja manajemen.
“Akuntabilitas harus bersifat struktural, bukan sekadar aspiratif. Ketika hasil dari upaya keberlanjutan dinilai setara dengan pertumbuhan pendapatan atau efisiensi operasional, keseimbangan organisasi akan semakin terjaga,” ujar Eric Jing dalam keterangan resmi pada hari Selasa (12/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
CEO Ant International Peng Yang dan President Ant International Douglas Feagin menambahkan bahwa perusahaan menempatkan inklusivitas sebagai bagian utama dari strategi bisnis dan inovasi teknologi.
Menurut mereka, keberhasilan perusahaan akan ditentukan oleh kemampuan menghadirkan inovasi bagi usaha kecil dan pasar berkembang agar mampu bertahan di tengah perubahan sosial dan teknologi.
Fokus pada Pengembangan AI untuk UKM
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam laporan tersebut, Ant International juga memaparkan berbagai pengembangan teknologi berbasis AI untuk mendukung UKM dan pasar berkembang.
Salah satunya melalui Antom Copilot 2.0 yang mengintegrasikan proses pembayaran, onboarding, manajemen risiko, hingga penyelesaian chargeback dalam sistem otomatis. Perusahaan juga memperkenalkan Antom Agentic Payment Solution yang memungkinkan agen AI memulai dan menyelesaikan transaksi secara aman melalui model payment mandate.
Selain itu, platform GenAI Cockpit dikembangkan sebagai layanan FinAI-as-a-Service yang memungkinkan perusahaan fintech membangun solusi AI commerce secara fleksibel. Teknologi ini telah digunakan oleh TNG Digital melalui layanan TNG eWallet di Malaysia serta easypaisa di Pakistan.
Ant International juga mengembangkan solusi AI FX yang diklaim mampu memprediksi fluktuasi nilai tukar dengan tingkat akurasi hingga 93 persen pada pasar mata uang yang dinamis.
Investasi Besar untuk Keamanan dan Kepatuhan
Di sisi keamanan, perusahaan meningkatkan investasi pada teknologi anti pencucian uang (AML) dan perlindungan transaksi digital.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!