Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebulan Menuju Piala Dunia 2026: Antusias Fans Tertahan Harga Tiket Mahal dan Isu Politik

📅 Senin, 11 Mei 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Sebulan Menuju Piala Dunia 2026: Antusias Fans Tertahan Harga Tiket Mahal dan Isu Politik Doc: AFP
Ket. Ilustrasi pertandingan Piala Dunia.

LOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT — Hitung mundur satu bulan menuju Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada hari Senin (11/5). Namun, menjelang kick-off turnamen sepak bola terbesar di dunia itu, suasana euforia justru bercampur dengan kecemasan. Harga tiket yang melambung tinggi, tensi politik di Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump, hingga konflik bersenjata dengan Iran mulai membayangi pesta sepak bola empat tahunan tersebut.

Sebanyak 48 negara peserta dan jutaan suporter diperkirakan akan memadati Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dalam edisi pertama Piala Dunia yang digelar bersama oleh tiga negara. Turnamen berdurasi hampir enam pekan itu akan dibuka di stadion legendaris Estadio Azteca pada tanggal 11 Juni, sebelum partai final berlangsung di MetLife Stadium pada tanggal 19 Juli.

Namun, persiapan menuju edisi ke-23 Piala Dunia ini diwarnai berbagai persoalan yang membuat atmosfer turnamen terasa kurang nyaman bahkan sebelum laga pertama dimulai. Isu mahalnya tiket, ketegangan politik, dan konflik internasional menjadi kombinasi yang mengikis optimisme publik.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mencoba meredam kekhawatiran tersebut. Ia menyebut berbagai sorotan negatif media hanya sebagai “pemberitaan pesimistis”.

“Faktanya, sangat sulit menemukan sesuatu yang negatif tentang Piala Dunia ini,” ujar Infantino dalam konferensi bisnis di Beverly Hills pekan ini.

Meski begitu, rasa optimis Infantino belum sepenuhnya diterima komunitas sepak bola dunia.

Lonjakan harga tiket menjadi sumber kritik terbesar terhadap FIFA. Organisasi suporter Eropa, Football Supporters Europe, menyebut struktur harga tiket Piala Dunia 2026 sebagai sesuatu yang “mencekik” dan “pengkhianatan monumental”.

Mereka menilai harga tiket membuat banyak penggemar tak lagi mampu menyaksikan langsung turnamen yang diperkirakan menghasilkan pemasukan hingga 13 miliar dolar AS atau sekitar 211 triliun rupiah bagi FIFA.

Sebagai perbandingan, tiket final Piala Dunia 2022 dijual sekitar 1.600 dolar AS atau setara 26 juta rupiah pada harga resmi. Untuk final 2026, FIFA kini melepas tiket kategori termahal dengan harga fantastis mencapai 32.970 dolar AS atau sekitar 535 juta rupiah.

Infantino menilai harga tersebut wajar untuk pasar hiburan di Amerika Serikat.

“Kami harus melihat kondisi pasar. Kami berada di negara dengan industri hiburan paling berkembang di dunia, sehingga kami harus menerapkan harga pasar,” katanya.

FIFA mengklaim menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket, jauh meningkat dibanding gabungan 50 juta permintaan pada Piala Dunia 2018 dan 2022.

Namun, di tengah klaim tiket nyaris habis terjual, kursi untuk sejumlah pertandingan masih tersedia di pasar sekunder, termasuk laga pembuka Amerika Serikat melawan Paraguay di Los Angeles pada 12 Juni.

Bahkan Trump, yang dikenal dekat dengan Infantino, mengaku terkejut mendengar harga tiket pertandingan tersebut mencapai 1.000 dolar AS atau sekitar 16,2 juta rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.